Munir

Munir|KontraS

Liputan
Sumber: Liputan6.com

20/06/2008 05:16 - Liputan Khusus
Muchdi PR Tersangka Baru Kasus Munir
Mabes Polri mengumumkan Muchdi Purwopanjono atau Muchdi PR sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan Munir. Mantan Deputi V BIN itu akan dijerat pasal tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
19/06/2008 23:53 - Liputan Khusus
Tim Mabes Polri Jemput Muchdi PR
Tim Mabes Polri menjemput mantan Deputi V BIN Muchdi PR. Polisi sebelumnya berjanji akan mengumumkan tersangka baru pelaku pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir. Tapi belum ada kepastian mengenai status Muchdi.
19/06/2008 12:41 - Kasus Munir
Polisi Pastikan Ada Tersangka Baru Kasus Munir
Tersangka baru ini akan ditangkap paling lambat akhir bulan. Kendati begitu polisi belum berani mengungkapkan nama atau identitas tersangka baru itu.
24/05/2008 00:43 - Kasus Munir
Album Untuk Munir Diluncurkan
Suciwati, istri almarhum Munir, meluncurkan album musik bertajuk Untuk Munir. Langkah ini adalah upaya melawan lupa terhadap fakta, bahwa Munir dibunuh dalam perjuangan membela HAM.
14/04/2008 12:06 - Kasus Munir
Indra Setiawan Bebas
Indra Setiawan selesai menjalani masa tahanan selama setahun sesuai vonis PN Jakpus. Mantan Dirut Garuda Indonesia itu telah keluar dari rumah tahanan Markas Besar Polri.
25/01/2008 13:16 - Kasus Munir
Mantan Bos Garuda Dituntut Satu Setengah Tahun
Jaksa mengatakan, Indra Setiawan telah terbukti ikut membantu pembunuhan terhadap pejuang HAM Munir. Namun, kuasa hukum terdakwa menyatakan keberatan atas tuntutan jaksa tersebut.
22/01/2008 06:19 - Kasus Munir
Saksi: Pollycarpus Berinisiatif Minta Tugas ke Singapura
Sidang lanjutan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir dengan terkadwa Rohainil Aini kembali digelar di PN Jakpus. Saksi mengungkapkan, Pollycarpus Budiharipriyanto mengajukan sendiri tugas khusus ke Singapura.
18/01/2008 13:31 - Kasus Munir
Rizal Ramli: BIN Biasa Intervensi BUMN
Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli mengatakan, intervensi BIN ke lembaga pemerintahan atau BUMN adalah hal yang biasa terjadi. Ini dikatakan Rizal dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Munir.

[1][2][3][4]