PERINGATAN SATU DEKADE KONTRAS
Kampanye
Human Loves Human
 
KASUS MUNIR
Munir
Monitoring persidangan, sampai perkembangan terkini.
[Klik di sini]
 
TRISAKTI,SEMANGGI I&II
TRISAKTI, SEMANGGI I & II
GERAKAN MAHASISWA 98 dan PASCA 98
[Klik disini]
 
TANJUNG PRIOK

PERISTIWA TANJUNG PRIOK
12 September 1984
[Klik di sini]
 
TALANGSARI
talangsari
Tragedi Talangsari
7 Februari 1989
[Klik di sini]
 
PENCULIKAN
penculikan aktivis orang hilang
"Kasus Penculikan Aktivis"
[ Klik disini ]

Cari
Sumber

HuriSearch

Anda Pengunjung ke:
46562261

Kegiatan KontraS
  13 Nov 2006
Peringatan 8 Tahun Peristiwa Semanggi I

Dalam rangka monemtum peringatan Semanggi I yang  jatuh pada tanggal 13 November. Jaringan Penuntasan kasus Trisakti Semanggi I dan II, yang terdiri dari Terdiri dari : Keluarga korban TSS dan persitiwa mei 98, BEM Trisakti, FIS, FAMRED, FAMSI Atmajaya, GMNI UKI, GMNI UBK, GMNK, Hikmahbudhi, HMI Trisakti, IKOHI, JRK, KOMPAK,  KontraS, LS ADI, LMND IISIP, LPR.KROB, STN, RPM. mengadakan rangakain kegiatan mulai 13 November-14 November. 

Pada Senin, 13 November 2006, dilakukan Pembukaan Posko TSS, Pemasangan spanduk dukungan tandantangan, pemasangan Foto2 peristiwa TSS di Atmajaya, serta Pembagian selebaran TSS. Selanjutnya dilakukan Ziarah ke Makam BR Norma Irmawan (Wawan) di TPU Joglo dan Makam Sigit Prestyo di TPU Tanah Kusir. Pada siang harinya, dilakukan tabur  bunga tepat dilokasi terbunuhnya Wawan.

[detail]

10 Okt 2006
Kampanye Hapus Hukuman Mati: Hukuman Mati Kegagalan Sistem Hukum

Dalam rangka:
Peringatan Hari Anti Hukuman Mati Internasional 10 Oktober
Hari/Tgl : Selasa, 10 Oktober 2006, Pukul 19.30-21.15 WIB
Tempat : TIM Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat   

Pamflet : "Hari Anti Hukuman Mati Internasional" [Download]

Acara ini dihadiri kurang lebih 100an orang yang terdiri dari LSM, Mahasiswa, dan masyarakat setempat. Turut hadir di acara tersebut, yakni Hilmar Farid dari JKB, dan Ade Rostina dari SHMI. [detail]


04 Okt 2006
AKTIVIS NGO TERBITKAN "BERITA untuk RAKYAT"

Kawan-kawan dari beberapa NGO (KontraS, Infid, Imparsial, HRWG, Propatria, Lesspersi, ICW, The Ridep Institute, Isai, Visi Anak Bangsa, Yayasan Pemantau Hak Anak, Walhi, LBH Jakarta, IDSPS, YLBHI, Kasum) di Jakarta pada momentum ini juga melaunching sebuah media alternatif.

Dalam edisi perdana ini Berita untuk Rakyat berusaha mengupas habis problem TNI kita yang tak kunjung profesional. Beberapa hambatan menciptakan TNI profesional, modern dan demokratis kami paparkan dalam lembaran ini.

Dari membaca lembaran ini diharapkan kita dapat mendiskusikan topik-topik yang ada bercermin dari realitas yang tengah dihadapi[detail]

03 Okt 2006
SARASEHAN DAN BUKA PUASA BERSAMA KORBAN KEKERASAN DAN PELANGGARAN HAM

Selasa, 3 oktober 2006, KontraS mengadakan Sarasehan dan Buka Puasa Bersama Korban Kekerasan dan Pelanggaran HAM. Rangakaian acara diisi dengan diskusi “Membedah Fakta Sejarah Korban” yang dikuti oleh Korban dan Keluarga Korban Kasus Tanjungpriok, Kasus Talangsari, Kasus Penculikan Aktivis 1996-1997, Kasus Mei 1998, Kasus Trisakti, Semanggi I dan Semanggi II dan Kasus 65. Hadir juga para mahasiswa dan jaringan LSM.  Bertindak sebagai  pembicara adalah Asvi Warwan Adam (Sejarawan), Zoemrotin K Soesilo (Wakil Ketua Komnas HAM), Fadjroel Rahman (Calon anggota KKR; korban Penculikan).

Sarasehan ini menyikapi terbitnya buku-buku kontroversial seputar sejarah masa lalu, seperti buku Detik-detik yang Menentukan, Politik Huru Hara Mei 1998, Bersaksi di Tengah Badai dan buku lain yang ditulis oleh para aparat keamanan atau pihak yang berkuasa. Sementara berbagai cerita yang terserak dan menjadi fakta peristiwa versi korban tidak punya tempat yang cukup dalam wacana sejarah negeri ini.[detail]


23 Sep 2006
LAUNCHING BUKU "Melawan Pengingkaran"

Launching Buku "Melawan Pengingkaran" yang dilakukan di Kantor Komisi Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) jakarta, merupakan serangkaian kegiatan untuk memperingati 7 tahun Peristiwa Semanggi II.

Buku ini merupakan kumpulan cerita disekitar perjuangan gerakan mahasiswa 1998-1999, khususnya ungkapan perasaan dan kesaksian orangtua para korban Semanggi I dan II.

Selain itu dilakukan juga Pemutaran Film Dokumenter Peristiwa Semanggi I & II, serta Diskusi Publik yang dihadiri para keluarga korban dan para aktifis 98 yang secara langsung ikut serta dalam aksi-aksi demonstrasi Semanggi I dan II.[detail]

06 Sep 2006
Peringatan 22 tahun Tragedi tanjung Priok: Ziarah Kubur, dan Napak Tilas

Acara ini diawali dengan berkumpul di Kontras pkl 09.00 WIB. Sekitar 60 kel korban dan aktifis HAM berangkat ke TPU Budi Dharma Cilincing Jakarta Utara. Sesampainya di TPU para peziarah membacakan Doa terhadap 10 para korban yang dimakamkan secara massal disana. Diselingi dengan orasi dari Ustad Ratono (salah satu pencaeramah pada malam kejadian) serta Tokoh Priok yang lain. Hari itu menjadi hari berkabungya daerah Tanjung Priok.

Kurang lebih 400-500 orang (menurut Petisi 50) meninggal dan dikuburkan secara massal. Pasukan Arhanudse memberondong massa pengajian yang hendak membebaskan temanya yang ditahan di Kodim Jakarta Utara dengan timah panas. Sekitar pkl 11.00 WIB rombongan meluncur menuju Depan Polres Jakarta Utara (tempat Pembantaian).

Bunga mawar ditaburkan dipenjuru jalan Yos Sudarso. Ditempat itulah bergelimpangan jamaah yang dipimpin Amir Biki dihabisi. Bukan hanya itu, sejumlah truk dan panserpun menggilas massa yang tidak berdaya merintih terkena peluru dijalan itu. Sebuah Famplet tentang “kronik kasus Priok” juga disebar ke Masyarakat sekitar.[detail]

06 Sep 2006
Peringatan 22 tahun Tragedi tanjung Priok : Diskusi Publik

Diskusi tersebut dimulai pkl 13. 00 WIB. Dalam bedah Kasus priok ini menghadirkan Pembicara : Emong Komariyah (Hakim HAM), Lies Sugondo (Komnas HAM) dan Usman Hamid (KontraS). Diikuti 100 Kel korban priok, Mei  serta wartawan dan jaringan NGO yang lain, diskusi cukup dinamis. Dengan focus materi suap, pencabutan BAP serta pembebasan para pelaku disemua proses pengadilan, menjadi energi untuk membuka dan menuntut kembali adanya pengadilan HAM Tanjung Priok.

Dengan tema “masa depan Tanjung Priok pasca bebasnya semua pelaku”, Emong Komariah (Hakim HAM) mengusulkan supaya ada gugatan baru yang harus dilakukan korban, yakni gugatan perdata terhadap lalainya pemerintah dalam memberikan kompensasi, restitusi dan rehabilitasi terhadap korban. Hal ini penting karena penderitaan yang nyata dan sudah berkepanjangan. Kompensasi,restitusi, dan rehabilitasi adalah Hak yang melekat pada korban.

Sedangkan dalam putusan Tinggi maupun Mahkamah Agung juga tidak menafikan bahwa telah terjadi pelanggaran HAM berat. Hal senada juga disampaikan Lies Sugondo (komnas HAM), bahwa korban harus terus berupaya dan menuntut pelaku untuk diadili. Dengan mencari bukti dan pelaku yang lainya yang belum diseret dipersidangan[detail]

 
  Halaman : 1  
PUBLIK DATABASE

BUKU

LAPORAN PRAKTIK PENYIKSAAN
2014-2015

[Download]
Index Buku terbitan kontraS
[Klik disini]
Buletin

Catatan Hari TNI
[Download]


[ Index Buletin lengkap]
HUKUMAN MATI
hukuman mati
Kampanye
Anti Hukuman Mati !!!
[Klik Disini]
POSO
hukuman mati
Pemantauan Kasus Pelanggaran HAM POSO
[Klik Disini]
ACEH
hukuman mati
Pemantauan HAM Di
Nagroe Aceh Darussalam
[Klik Disini]
AKSI DIAM KAMISAN
aksi diam kamisan
"Desakan Penuntasan Kasus Pelanggaran ham masa lalu"
[ Klik disini ]
UNDANG-UNDANG
INSTRUMEN HAM