Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
PENCARIAN DETAIL
Keyword:
Kanal:
Kasus :
Isu :
hak :
Aktor Pelaku :
Wilayah :
Periode: -


BERITA
Menampilkan 241 Hasil Pencarian
Previous 1 ... 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 17 Next All

RI bantu terpidana mati di Malaysia
Sumber: bbc.co.uk | Tgl terbit: Senin, 23 Agustus 2010
Pemerintah Indonesia menjanjikan bantuan pembelaan dan perlindungan kepada 345 WNI yang terancam hukuman mati di Malaysia.
Kontras: Pulangkan 345 WNI dari Malaysia
Sumber: ninternasional.kompas.com | Tgl terbit: Senin, 23 Agustus 2010
JAKARTA, KOMPAS.com- Wakil Koordinator Badan Pekerja Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar mendorong pemerintah untuk mengupayakan ekstradisi terhadap 345 warga negara Indonesia di Malaysia yang terancam menghadapi tiang gantungan.
Kasus TKI di Malaysia
Salahnya Menlu dan Mennakertrans

Sumber: nasional.kompas.com | Tgl terbit: Senin, 23 Agustus 2010
JAKARTA, KOMPAS.com â?? Terkait pernyataan Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha bahwa Presiden SBY belum mengetahui soal 345 WNI di Malaysia yang terancam hukuman mati, Direktur Migrant Care Anis Hidayah menilai hal tersebut sungguh keterlaluan.
SBY Tidak Tahu Ratusan WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia?
Sumber: rakyatmerdeka.co.id | Tgl terbit: Jumat, 20 Agustus 2010
RMOL. Vonis hukuman gantung terhadap dua warga negara Indonesia asal Aceh dijatuhkan tak berselang lama setelah Presiden SBY melakukan kunjungan bilateral ke Malaysia pada tanggal 18-19 Mei 2010.
Korupsi di pertambangan jadi sorotan
Sumber: web.bisnis.com | Tgl terbit: Minggu, 08 Agustus 2010
JAKARTA: KPK diminta menelusuri dugaan korupsi di sektor pertambangan karena besarnya potensi kerugian negara, selain merusak hak ekonomi masyarakat.
Sempat dikabarkan akan dibubarkan, ratusan korban â??65 tuntut rehabilitasi
Sumber: solopos.com | Tgl terbit: Senin, 26 Juli 2010
Solo (Espos)--Ratusan korban tragedi 1965-1966 se-Soloraya menggelar diskusi di Gedung Mutiara Solo, Sabtu (24/7). Mereka yang rata-rata berusia di atas 60-tahun tersebut menuntut pemulihan nama mereka yang selama ini dicap sebagai tahanan politik.
DPR Didesak Panggil Kapolri
Sumber: suaramerdeka.com | Tgl terbit: Jumat, 23 Juli 2010
JAKARTA- Kalangan DPR diminta mendorong penuntusan rekening mencurigakan yang diduga milik petinggi Polri. Lembaga legislatif itu diminta memanggil Kapolri untuk menjelaskan secara rinci hasil pemeriksaan terhadap rekening "gendut" perwira Polri dan program reformasi kepolisian.
Penyerangan Aktivis ICW
Para Aktivis Akan Bertemu Kapolri, Tagih Penyelesaian Kasus Tama

Sumber: detiknews.com | Tgl terbit: Senin, 12 Juli 2010
Jakarta - Para aktivis akan menemui Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri. Mereka menagih Kapolri untuk menyelesaikan kasus penyerangan aktivis ICW Tama S Langkun dan meminta perlindungan atas kekerasan yang dialami para aktivis.
PENGANIAYAAN AKTIVIS
Presiden: Polisi Harus Usut Tuntas

Sumber: suarakarya-online.com | Tgl terbit: Jumat, 09 Juli 2010
JAKARTA (Suara Karya): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan Polri untuk mengusut kasus penganiayaan atas aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama Satrya Langkun.
Aktivis ICW Diserang
Para Aktivis Kecam Keras Penyerangan Tama

Sumber: detiknews.com | Tgl terbit: Kamis, 08 Juli 2010
akarta - Para aktivis prodemokrasi mengecam keras penyerangan terhadap aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun. Kejadian yang berdekatan mulai dari molotov sampai penyerangan, adalah sebuah teror terhadap gerakan antikorupsi.
National Police Chief Apologizes for 'Imperfections'
Sumber: THEJAKARTAGLOBE.COM | Tgl terbit: Kamis, 01 Juli 2010
The chief of the badly tarnished National Police on Thursday offered Indonesians an apology for their failings but did not specifically say what he was apologizing for.
Refleksi Tragedi Mei 1998: Mengurai Kasus Orang Hilang di Indonesia
Sumber: analisadaily.com | Tgl terbit: Senin, 17 Mei 2010
Kasus orang hilang memang tak ada ujungnya. Bahkan hingga saat ini kasus orang hilang saat runtuhnya zaman Orde Baru (Orba) di Indonesia, belum juga menemui titik terang. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) sudah berkali-kali mendorong pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah ini. Mereka terus mendesak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk ikut mendorong penyelesaian kasus orang hilang dan melakukan penyidikan bagi kasus ini dengan melibatkan berbagai macam instansi.
Kontras Surabaya Sesalkan Insiden Hotel Oval
Sumber: kelanakota.suarasurabaya.ne | Tgl terbit: Sabtu, 27 Maret 2010
suarasurabaya.net| Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras) Surabaya mengecam tindakan Forum Umat Islam (FUI) mengusir tamu Kongres International Lesbian, Gay, Bisex, and Transexual (ILGA) di Hotel Oval Jl. Diponegoro dengan cara kekerasan. ANDY IRFAN JUNAIDI Koordinator Kontras Surabaya yang menyaksikan langsung insiden di Hotel Oval, Jumat (26/03) mengatakan peristiwa ini tegas dan nyata sebuah pelanggaran dasar Hak Asasi Manusia (HAM), yaitu hak untuk berekspresi dan berkumpul.
Usir Gay-Lesbian, Massa Serbu Hotel Oval
Sumber: surya.co.id | Tgl terbit: Sabtu, 27 Maret 2010
SURABAYA - SURYA- Penolakan terhadap komunitas gay dan lesbian yang berencana menggelar kongres berlabel The International Lesbian and Gay Association (ILGA) Asia Regional Conference, semakin keras.
Gay-Lesbian Diusir
Sumber: harian-global.com | Tgl terbit: Sabtu, 27 Maret 2010
Ratusan orang dari Gerakan Umat Islam Bersatu yang terdiri dari 43 ormas Islam mengepung lokasi pertemuan kelompok gay dan lesbian di Surabaya, Jumat (26/3). Polisi meminta pengepung yang bermaksud mengusir kelompok gay dan lesbian yang akan berkonferensi itu mengurangi jumlah massa dan tidak bertindak anarkis.

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org