Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
| 1998 | 1999 | 2000 | 2001 | 2002 | 2003 | 2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | 2011 | 2012 | 2013 | 2014 | 2015 | 2016 |

Kantor Kontras Dijaga 75 Anggota Brimob
Sumber: KOMPAS.COM | Tgl terbit: Selasa, 11 Juni 2013
Aksi demonstrasi yang dilakukan sekitar 30 orang masa dari Front Pemuda Merah Putih di kantor Kontras, Jalan Borobudur Nomor 14, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2013), dijaga ketat. Sebanyak 75 anggota Brimob dikerahkan untuk mengamankan aksi.


KontraS Nilai Pendemo Blunder Soal Bela Separatis
Sumber: TRIBUNNEWS.COM | Tgl terbit: Selasa, 11 Juni 2013
Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar menilai Laskar Merah Putih blunder terkait tudingan mereka bahwa KontraS membela kaum separatis di Papua dengan bertopeng Hak Asasi Manusia (HAM).


Kontras Minta Rekontruksi Kasus Cebongan
Sumber: SUARAMERDEKA.COM | Tgl terbit: Senin, 10 Juni 2013
Koordinator Komisi Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar mengatakan pihak penyidik Polisi Militer Tentara Angkatan Darat belum melakukan rekontruksi kasus Cebongan. Penyidikan Denpom dan Oditur Militer (Otmil) TNI AD soal kasus penyerbuan anggota Kopassus ke Lapas Cebongan sangat tertutup. Hal itu membuat perkembangan kasus hanya sedikit terungkap.


KontraS: TNI dan Polisi Sempat Mencegah Penyerangan di Cebongan
Sumber: TRIBUNNEWS.COM | Tgl terbit: Senin, 10 Juni 2013
Hasil investigasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), menyebutkan bahwa sempat ada upaya kerdilisasi kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Yogyakarta yang terjadi pada 23 Maret 2013 menewaskan empat tahanan titipan Polda DIY.


Kontras: TK Bagian Proses Politik Pluralis dan Demokratis Indonesia
Sumber: BERITASATU.COM | Tgl terbit: Sabtu, 08 Juni 2013
Komisi Nasional Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Ketua MPR Taufiq Kiemas di Singapura, Sabtu (8/6).


Penganut Syiah yang Bersepada ke Jakarta Sudah Sampai Kudus
Sumber: PORTALKBR.COM | Tgl terbit: Rabu, 05 Juni 2013
Lima Penganut Syiah korban kekerasan terhadap agama di Sampang, Madura yang bersepeda ke Jakarta kini sudah melintasi kota Kudus, Jawa Tengah.


Penyelesaian Kasus Intoleransi Tak Pernah Jelas
Sumber: KORAN-SINDO.COM | Tgl terbit: Rabu, 05 Juni 2013
Kasus-kasus intoleransi meningkat tajam pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Persoalan ini semakin runyam karena pemerintah dinilai juga tidak bersungguhsungguh dalam menuntaskannya.


Dipidana karena Surat Pembaca, Khoe Seng Seng Buka Suara
Sumber: JABAR.TRIBUNNEWS.COM | Tgl terbit: Senin, 03 Juni 2013
Karena merasa dibohongi pengembang PT Duta Pertiwi (Sinar Mas Group), Khoe Seng Seng (47) menulis pada rubrik surat pembaca di harian Kompas dan Suara Pembaruan. Namun, dia dipidanakan dan juga digugat perdata oleh pihak pengembang.


Dipidana karena Surat Pembaca, Khoe Seng Seng Buka Suara
Sumber: KOMPAS.COM | Tgl terbit: Minggu, 02 Juni 2013
Merasa dibohongi pengembang PT Duta Pertiwi (Sinar Mas Group), Khoe Seng Seng (47) menulis ke surat pembaca di harian Kompas dan Suara Pembaruan. Namun, dia dipidanakan, dan juga digugat perdata oleh pihak pengembang.


KontraS cemaskan potensi ketidakstabilan politik masyarakat ASEAN
Sumber: ANTARANEWS.COM | Tgl terbit: Minggu, 02 Juni 2013
Jakarta: Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mencemaskan adanya potensi ketidakstabilan politik akibat kondisi pascapemilihan umum di Malaysia yang dapat berimbas kepada masyarakat ASEAN.


Kontras Surabaya Desak Pemerintah Lindungi Warga Syiah
Sumber: PORTALKABR.COM | Tgl terbit: Sabtu, 01 Juni 2013
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Surabaya, mendesak pemerintah pusat segera mengambil alih penanganan konflik berlatar belakang agama yang mengorbankan jamaah Syiah Sampang.


15 tahun berlalu, Bu Sumarsih masih berharap, pelaku pembunuhan anaknya diadili
Sumber: Indonesia.ucanews.com | Tgl terbit: Kamis, 30 Mei 2013
Selama 15 tahun, Maria Catarina Sumarsih menunggu keadilan bagi anaknya yang dibunuh. Dan selama lebih dari enam tahun, setiap hari Kamis, Bu Sumarsih ? sapaanya - berdiri di seberang Istana Presiden di Jakarta menuntut agar ?otak pembunuhan? anaknya dibawa ke meja hijau. Tetapi, hingga kini perjuangannya belum juga berhasil.


Tak Ada Alasan MA Tolak "Teleconference" Sidang Cebongan
Sumber: KOMPAS.COM | Tgl terbit: Rabu, 29 Mei 2013
Mahkamah Agung ataupun Oditur Militer didesak untuk mengabulkan permintaan para saksi yang akan bersaksi di peradilan militer terkait kasus pembunuhan empat tahanan di Lapas Cebongan, Sleman, DI Yogyakarta. Para saksi meminta agar mereka dapat memberi kesaksian di luar ruang persidangan militer.


Korban Perbudakan di Pabrik Tangerang Terus Bertambah
Sumber: VOAINDONESIA.COM | Tgl terbit: Rabu, 29 Mei 2013
Jumlah korban perbudakan di sebuah pabrik panic di Kampung Bayur Kopak, Desa Lebak Wangi, Sepatan, Tangerang terus bertambah, membuat aktivis mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.


Korban dugaan perbudakan pabrik Tangerang kemungkinan ratusan
Sumber: BBCINDONESIA.COM | Tgl terbit: Rabu, 29 Mei 2013
Sejumlah saksi dan korban mengadukan masalah mereka ke Komnas HAM Rabu (29/05) didampingi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras).



Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org