Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
| 1998 | 1999 | 2000 | 2001 | 2002 | 2003 | 2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | 2011 | 2012 | 2013 | 2014 | 2015 | 2016 |

DOA BERSAMA DI ACEH
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Sabtu, 15 Agustus 1998
Ratusan ribu jamaah sejumlah mesjid di Aceh hari Jumat (14/8) mengadakan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, serta terwujudnya rasa aman dalam masyarakat Aceh pasca pencabutan status DOM (Daerah Operasi Militer). Mereka juga mengadakan sujud syukur seusai melaksanakan shalat Jumat.


TELAPAK TANGAN TIGA KERANGKA ITU TAK ADA
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Jumat, 14 Agustus 1998
Telapak tangan ke tiga kerangka manusia yang ditemukan di Pulau Untungjawa Kepulauan Seribu Jakarta Utara tidak ada dan tidak ditemukan oleh Tim Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (TF-RSCM). Namun begitu, tim belum bisa menyimpulkan sesuatu dari temuan fakta tersebut


Setelah Pencabutan DOM :PEMERINTAH PERLU JELASKAN ORANG HILANG
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Kamis, 13 Agustus 1998
Pemerintah harus secepatnya mengambil langkah konkret untuk menghilangkan rasa tidak aman masyarakat Aceh setelah status daerah operasi militer (DOM) dicabut. Pemerintah perlu segera memberi penjelasan tentang status sejumlah orang yang "diambil" aparat militer sekaligus mengambil langkah untuk menyelamatkan mereka.


KONTRAS AKAN COBA TEMUI HERMAN HENDRAWAN
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Senin, 10 Agustus 1998
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) berniat menemui Herman Hendrawan asal Tasikmalaya, yang kini sudah berada di Tanah Air. Jika Herman yang sempat mencari ketenangan di Davao, Filipina Selatan, itu bersedia,


PENGHARGAAN AJI UNTUK KONTRAS DAN PIMPINAN MAJALAH "D&R"
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Senin, 10 Agustus 1998
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memberikan Penghargaan Suardi Tasrif kepada Komite untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras) yang diketuai Munir serta memberikan Penghargaan Mohammad Sjafruddin (Udin) kepada dua tokoh pers, Bambang Budjono dan Margiono yang saat ini memimpin Majalah D&R.


MEREKA SEMAKIN TERTANCAP, DALAM....
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Minggu, 09 Agustus 1998
BARANGKALI sudah menjadi takdir LSM - sekalipun mereka sering disebut sebagai organisasi non-pemerintah (ornop) - tetapi dalam aktivitas sehari-hari tak pernah bisa melepaskan dari "campur tangan" pemerintah. LSM yang bercirikan karitatif dan developmentalist harus sering berhubungan dengan pemerintah,


Herman Hendrawan Tiba di Jakarta "BIARLAH SAYA SENDIRI YANG TAHU"
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Sabtu, 08 Agustus 1998
Pemuda yang mengaku berasal dari Tasikmalaya bernama Herman Hendrawan, akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Ia tiba di Jakarta, Jumat (7/8), pukul 20.15 WIB, dengan menggunakan pesawat Bouraq langsung dari Davao, Filipina. Ia diantar Konsul Jenderal (Konjen) RI di Davao, Asmardi Arbi. Namun, Herman yang juga korban


KELUARGA KORBAN PENCULIKANTAK KENALI MAYAT
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Sabtu, 08 Agustus 1998
Lima anggota keluarga korban penculikan tidak dapat mengenali tiga mayat yang ditemukan di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, di utara Jakarta. Oleh karena itu, tim Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) masih menunggu hasil identifikasi lebih rinci dari tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).


MASYARAKAT IRJA MINTA KONTRAS UNGKAP KASUS ORANG HILANG
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Sabtu, 08 Agustus 1998
Komite Pemuda Pro Hak-hak Rakyat Papua (KP2HARAP) minta Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) membentuk tim pencari fakta di daerahnya untuk mengungkap korban pelanggaran hak asasi manusia sesudah aksi unjuk rasa di Irian Jaya awal Juli lalu.


HERMAN "DAVAO" HENDRAWAN MENGAKU DATANG SENDIRI KE DAVAO
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Jumat, 07 Agustus 1998
Marlinus Amos (62) orang yang pertama kali menjemput Herman "Davao" Hendrawan di pelabuhan laut Calumpang, General Santos (Gensan), Filipina mengemukakan, Herman mengaku datang sendirian ke Pulau Mindanao, Filipina. Namun, Herman tak banyak bercerita tentang siapa dirinya. Herman hanya mengatakan dia sedang dikejar-kejar orang di Jakarta.


Hasil Pemeriksaan Sementara: TIGA MAYAT DI KEPULAUAN SERIBU DARI RAS MONGOLOID
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Jumat, 07 Agustus 1998
m khusus yang dibentuk Bagian Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Kamis (6/8), mulai memeriksa ketiga mayat tak dikenal yang diambil dari Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu. Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui identitas, penyebab kematian dan lama kematian.


Kasus Penculikan Aktivis:DKP PERIKSA KOPASSUS CIJANTUNG
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Kamis, 06 Agustus 1998
Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang dipimpin Jenderal TNI Subagyo Hadisiswoyo, hari Rabu (5/8) mengadakan sejumlah pemeriksaan di Markas pasukan elite Komando Pasukan Khusus TNI AD (Kopassus) dan Mako Grup IV Kopassus di Cijantung, Jakarta


PUSPOM ABRI TEMUKAN TIGA MAYAT DI KEPULAUAN SERIBU
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Kamis, 06 Agustus 1998
Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) ABRI, Mayjen TNI Syamsu Djalaludin mengatakan, tim penyidik dari Puspom telah menemukan tiga mayat tak dikenal di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, sebelah utara Jakarta. Ketiga mayat tersebut kini masih dalam pemeriksaan Puspom bersama tim dokter forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).


HERMAN SEBAIKNYA SEGERA KE INDONESIA
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Rabu, 05 Agustus 1998
Herman Hendrawan yang kini berada di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao, Filipina, sebaiknya segera kembali ke Indonesia. Keberadaan Herman yang lebih lama di Filipina, akan menyulitkan dirinya sendiri karena statusnya yang masuk Filipina secara ilegal.


KONTRAS: HERMAN HENDRAWAN DI DAVAO BUKAN YANG DICARI
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Selasa, 04 Agustus 1998
Herman Hendrawan yang kini berada di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao, Filipina Selatan, dipastikan bukan yang dicari Komite untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras). Tetapi dipastikan pula, Herman Hendrawan di Davao adalah korban penculikan yang dilakukan sekelompok orang di Tanjungpriok,



Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org