Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
| 1998 | 1999 | 2000 | 2001 | 2002 | 2003 | 2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | 2011 | 2012 | 2013 | 2014 | 2015 | 2016 |

Redaksi Yth: GALANG DANA TRAGEDI ACEH
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Sabtu, 19 Juni 1999
Pada Kompas (22/5) halaman 15 ada iklan Kontras yang menyerukan penggalangan dana bagi "Tragedi Aceh" karena kondisi masyarakat dan korban insiden Krueng Geukeuh amat memprihatinkan, terutama disebabkan oleh kurangnya biaya pengobatan dan perlu adanya bantuan dana bagi keluarga korban.


KONDISI ACEH LEBIH BURUK DARI SEMASA DOM
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Rabu, 16 Juni 1999
Kondisi Aceh kini lebih buruk dari semasa Operasi Jaring Merah atau lebih dikenal masyarakat dengan Daerah Operasi Militer (DOM) diterapkan di dae rah itu. Hal itu ditandai semakin meluasnya daerah konflik dari wilayah Aceh Utara, Aceh Pidie dan Aceh Timur ke wilayah Aceh Barat dan Aceh Selatan,


KONDISI ACEH LEBIH BURUK DARI SEMASA DOM
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Rabu, 16 Juni 1999
Kondisi Aceh kini lebih buruk dari semasa Operasi Jaring Merah atau lebih dikenal masyarakat dengan Daerah Operasi Militer (DOM) diterapkan di dae rah itu. Hal itu ditandai semakin meluasnya daerah konflik dari wilayah Aceh Utara, Aceh Pidie dan Aceh Timur ke wilayah Aceh Barat dan Aceh Selatan, serta gelombang pengungsian yang hingga kini mencapai sekitar 60.000 orang.


BANYAK KEJANGGALAN PADA INSIDEN COT KRUET
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Jumat, 28 Mei 1999
(Kontras) menemukan banyak kejanggalan pada insiden berdarah terbaru di Aceh, yang terjadi di Desa Cot Kruet, 25 Mei. Ditempatkannya tenaga medis di truk Pasukan Penindak Rusuh Massa (PPRM) dan tidak diizinkannya menggunakan ambulans, justru memposisikan para tenaga medis dalam kondisi yang berbahaya. Penembakan juga terjadi ketika mobil


YLBHI, ICW, KONTRAS ADAKAN "POLLING" CALEG
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Senin, 24 Mei 1999
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) bersama-sama membentuk lembaga Komite Pemantau Legislatif (KPL). Lembaga baru tersebut akan menjaring suara-suara masyarakat mengenai para calon legislatif


Komandan Puspom: APARAT SERIUS MENGUNGKAP PENEMBAKAN TRISAKTI
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Kamis, 13 Mei 1999
Komandan Pusat Polisi Militer Mayjen Djasri Marin menyatakan, hingga kini Polisi Militer tetap serius berusaha mengungkap pelaku penembakan empat mahasiswa Universitas Trisakti pada 12 Mei 1998.


Soal Penembakan Krueng Geukeuh : MPR/DPR HARUS MINTA PERTANGGUNGJAWABAN
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Kamis, 13 Mei 1999
(Kontras) menyatakan prihatin atas minimnya komponen negara yang mempertanyakan penembakan warga Aceh di Krueng Geukeuh. Seharusnya, MPR dan DPR mengambil inisiatif untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah terhadap penembakan yang terjadi di Aceh,


FAMRED DESAK PEMERINTAH TARIK TENTARA DARI ACEH
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Selasa, 11 Mei 1999
Para mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Famred), mendesak pemerintah rezim transisi sekarang ini untuk menarik tentara-tentara yang selama ini menjadi biang keladi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Aceh.


Nurcholish Madjid tentang Pemerintahan Baru : TETAP PEMERINTAHAN SEMENTARA
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Senin, 10 Mei 1999
Pemerintahan akan datang yang terbentuk berdasarkan hasil Pemilu 7 Juni 1999 harus dipahami sebagai pemerintahan sementara yang bertugas mengantarkan Indonesia kepada demokrasi yang sebenarnya. Selama lima tahun, pemerintahan baru ini harus melakukan hal yang direkomendasi banyak orang


KORBAN KRUENG GEUKUEH MENJADI 31 ORANG
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Kamis, 06 Mei 1999
Jumlah korban tewas pada peristiwa berdarah Krueng Geukueh Lhokseumawe, Aceh Utara, menurut laporan Tim Pencari Fakta (TPF) hingga Rabu (5/5) bertambah tujuh, sehingga seluruhnya menjadi 31 orang. Tambahan korban baru itu, kata Koordinator TPF, TS Sani,


Bentrokan di Krueng Geukueh : TNI TEGAS TERHADAP SEPARATIS
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Rabu, 05 Mei 1999
Komandan Korem 011/Lila Wangsa, Kolonel (Inf) Johnny Wahab mengatakan, TNI bertindak keras terhadap gerakan separatis. Tindakan aparat keamanan dalam peristiwa bentrokan di Krueng Geukueh sudah sesuai prosedur demi menyelamatkan instalasi peluru kendali yang jika meledak akan menghancurkan seluruh Kota Lhokseumawe.


Teluh di Ciamis Selatan : IBARAT BARA DALAM SEKAM
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Senin, 03 Mei 1999
BANYUWANGI dan Ciamis/Tasikmalaya Selatan sudah lama memiliki kesamaan: dukun santet yang di wilayah Jawa Barat itu dikenal dengan sebutan dukun teluh. Sudah lama juga selalu terjadi perburuan dan pembantaian masyarakat terhadap orang yang bisa memiliki kelebihan membunuh orang dari jarak jauh ini.


PETANI PERKEBUNAN MINTA PERTANGGUNGJAWABAN APARAT
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Jumat, 30 April 1999
Wakil keluarga petani perkebunan Ketajek, Jember, Jawa Timur didampingi staf dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), di Jakarta, Rabu (28/4). Mereka mengimbau agar Komnas HAM meminta pertanggungjawaban Kepala Kepolisian Resor (Kapolres)


SAKSI PEMBUNUHAN DI CIAMIS DITEROR
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Jumat, 30 April 1999
Berdasarkan hasil investigasi lanjutan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), ada petunjuk kuat keterkaitan antara para penggerak pembunuhan di selatan Ciamis dengan beberapa anggota aparat. Dugaan keterlibatan aparat dalam operasi pembantaian itu


Hayono Isman: SEJUMLAH PARPOL BIARKAN KEKERASAN DALAM PEMILU
Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Rabu, 28 April 1999
Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Hayono Isman menyitir adanya sejumlah partai politik (parpol) yang cenderung membiarkan kekerasan dalam pemilu, untuk kepentingannya sendiri. Ada kemungkinan kekerasan justru dipakai untuk intimidasi kepada para pemilih agar memilih parpol tertentu.



Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org