Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
| 1998 | 1999 | 2000 | 2001 | 2002 | 2003 | 2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | 2011 | 2012 | 2013 | 2014 | 2015 | 2016 |
Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ... 425 Next All

Penyerang Lapas Cebongan Diancam Hukuman Mati
Sumber: REPUBLIKA.CO.ID | Tgl terbit: Jumat, 21 Juni 2013
Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta mulai menggelar persidangan kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Kamis (20/6). Terdakwa yang berperan sebagai eksekutor dijerat pasal berlapis mengenai pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.


KontraS Tak Setuju Hukuman Mati Pelaku Kasus Cebongan
Sumber: GATRA.COM | Tgl terbit: Jumat, 21 Juni 2013
Jakarta - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) tidak mengharapkan hakim pengadilan militer menjatuhkan hukuman mati terhadap sekelompok oknum prajurit Kopassus Grup II Kandang Menjangan, yang diduga membantai empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Perjuangkan Nasib Ruben, Kontras Temui Kejagung
Sumber: OKEZONE.COM | Tgl terbit: Kamis, 20 Juni 2013
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) berencana mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menemui Jaksa Agung, Basrief Arief, guna membahas nasib Ruben Pata Sambo, terpidana mati kasus pembunuhan satu keluarga di Tanah Toraja pada tahun 2005.


Kontras lobi Kejagung soal eksekusi mati Ruben
Sumber: SINDONEWS.COM | Tgl terbit: Kamis, 20 Juni 2013
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) hari ini menemui Jaksa Agung Basrief Arief. Kedatangannya Kontras ini terkait kasus Ruben Pata Sambo terpidana mati kasus pembunuhan satu keluarga di Tanah Toraja tahun 2005


Penyerbuan Cebongan, Kontras Desak Kapolda Diadili
Sumber: TEMPO.CO | Tgl terbit: Rabu, 19 Juni 2013
Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, mengatakan, Kepala Kepolisian Daerah Yogyakarta, waktu itu Brigadir Jenderal Sabar Rahardjo, harus dimejahijaukan dalam kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta.


KontraS Minta MA Pegang Kendali Penuh
Sumber: SUARAMERDEKA.COM | Tgl terbit: Rabu, 19 Juni 2013
Diluar konteks pengadilan, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meminta Mahkamah Agung (MA) memegang kendali penuh gelar keadilan atas kasus Cebongan ini.


Kontras Desak Pemerintah Serius Tangani Kasus Syiah
Sumber: KOMPAS.COM | Tgl terbit: Rabu, 19 Juni 2013
Sembilan bulan sudah kasus kerusuhan warga Syiah di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, meletus, hingga saat ini pemerintah belum serius menangani keberadaan para pengungsi. Akibatnya, saat ini para pengungsi masih bertahan di lokasi pengungsian karena tidak diperbolehkan pulang.


Kontras: batalkan vonis mati Ruben
Sumber: BBCINDONESIA.COM | Tgl terbit: Rabu, 19 Juni 2013
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Kontras, bersama keluarga Ruben Pata Sambo, terpidana mati kasus pembunuhan satu keluarga di Tana Toraja pada 2005 lalu, meminta agar aparat hukum terkait membatalkan hukuman mati bagi Ruben dan anaknya.


Warga Syiah Sampang Menagih Janji Presiden SBY
Sumber: HUKUMONLINE.COM | Tgl terbit: Selasa, 18 Juni 2013
Komunitas Syiah di Sampang menagih janji Presiden SBYyang menyatakan akan menuntaskan masalah yang dihadapi komunitas Syiah pasca penyerangan yang dilakukan oleh kelompok tertentu pada pertengahan tahun lalu.


Tiba di Jakarta, 10 Pesepeda Syiah Ingin Sowan SBY
Sumber: TEMPO.CO | Tgl terbit: Senin, 17 Juni 2013
Sebanyak sepuluh orang warga Syiah Sampang datang ke Jakarta meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan langsung menyelesaikan masalah pengungsi Syiah. Mereka tiba di Jakarta, Ahad kemarin, setelah mengayuh sepeda selama 15 hari dari Surabaya


Warga Syiah Sampang Tuntut Pulang
Sumber: VHRMEDIA.COM | Tgl terbit: Senin, 17 Juni 2013
Sepuluh warga Syiah, Sampang, Madura, ke Jakarta dengan bersepeda dari Surabaya. Mereka akan menemui Presiden Yudhoyo untuk menuntut hak pulang ke kampung halaman dengan aman dan damai.


Keluarga Ruben Akan Temui Menteri Hukum
Sumber: TEMPO.CO | Tgl terbit: Senin, 17 Juni 2013
Anak bungsu Ruben, Yuliani Anni, bersama pembina rohani Andreas Nurmandala Sutiono berencana menemui Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Mahkamah Agung, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, dan Jaksa Agung


Kontras Akan Kroscek Bantahan Polda Sulselbar
Sumber: OKEZONE.COM | Tgl terbit: Senin, 17 Juni 2013
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) akan mengecek bantahan Polda Sulselbar yang menyatakan kasus Ruben adalah rekayasa dan adanya penyiksaan saat melakukan pemeriksaan.


Kontras Kecam Brutalitas Aparat
Sumber: SUARAMERDEKA.COM | Tgl terbit: Senin, 17 Juni 2013
Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mengecambrutalitas polisi terhadap para demonstran yang memperjuangkan aspirasi untuk menolak kenaikan BBM. Apalagi hingga menyebakan korban, seperti terhadap salah seorang Jurnalis Trans7, Saudara Anton.


Warga Syiah Sampang Tagih Janji Presiden
Sumber: KOMPAS.COM | Tgl terbit: Minggu, 16 Juni 2013
Warga Syiah di Sampang, Madura, menagih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan menyelesaikan masalah intoleransi di Indonesia. Mereka mendesak pemerintah segera dikembalikan ke kampung halaman di Desa Bluurandi, Kecamatan Karang Penang, Sampang.


Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ... 425 Next All

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org