Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
PENCARIAN DETAIL
Keyword:
Kanal:
Kasus :
Isu :
hak :
Aktor Pelaku :
Wilayah :
Periode: -


BERITA
Menampilkan 1918 Hasil Pencarian

Satu Mahasiswa Tertembak Peluru Tajam
Sumber: rakyatmerdeka.co.id | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
RMOL. Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan LBH Jakarta bentrok. Dalam bentrokan tersebut, Kepolisian mengeluarkan tembakan peringatan berkali-kali, namun karena tidak digubris oleh mahasiswa akhirnya aparat meringsek dan menembaki mahasiswa dengan membabi-buta. Polisi meringsek sambil berteriak protap.
Demo Ricuh di Menteng, 1 Mahasiswa Tertembak
Sumber: news.okezone.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
JAKARTA - Buntut kericuhan aksi unjuk rasa di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, seorang mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) tertembak di kaki kiri.
SBY dinilai dapat diturunkan
Sumber: web.bisnis.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
JAKARTA: Sekitar 1.000 orang yang tergabung dalam pelbagai elemen melakukan unjuk rasa mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan kebijakan politik terkait dengan masalah pelanggaran HAM, korupsi, dan kesejahteraan.
"Pasar Lupa" Digelar di Tengah-tengah Unjuk Rasa
Sumber: berita8.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
"Pasar Lupa" yang digelar sejumlah aktivis pembela Hak Asasi Manusia memeriahkan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/10/2010), bertepatan dengan satu tahun masa kerja Kabinet Indonesia Bersatu II.
Demo Setahun SBY-Boediono
Mahasiswa Tuntut Penembakan Diusut Tuntas

Sumber: tribunnews.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aliansi mahasiswa hingga saat ini masih memblokade Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Mereka melakukan aksi bakar ban dan duduk di tengah jalan utama. Hal itu membuat kendaraan tidak dapat melintas di jalan tersebut.
Diponegoro Ricuh, Seorang Mahasiswa Tertembak
Sumber: headlines.vivanews.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
VIVAnews - Seorang mahasiswa dikabarkan terkena tembakan pada bagian kaki, saat terjadi kerusuhan dalam aksi yang digelar mahasiswa di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, hari ini. Unjuk rasa itu digelar dalam rangka memperingati satu tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono.
Mahasiwa Kena Tembak Saat Unjuk Rasa
Sumber: tempointeraktif.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
TEMPO Interaktif, Jakarta - Seorang mahasiswa terkena tembakan di kaki kanannya saat terjadi bentrokan dalam unjuk rasa yang digelar sekelompok mahasiswa di depan Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat hari ini.
SBY Dinilai Gagal, Pendemo Gelar Parodi
Pasar Lupa untuk Istana

Sumber: jpnn.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
JAKARTA â?? Sebuah parody satire dimainkan sejumlah keluarga korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di seberang Istana Negara, Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (20/10). Ini merupakan bagian dari unjukrasa peringatan satu tahun pemerintahan SBY-Boediono yang dilakukan serentak di sejumlah daerah di Indonesia.
Demo Setahun SBY-Boediono
Mahasiswa Masih Bertahan di Lokasi Bentrokan

Sumber: tribunnews.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasca batas ambang waktu telah terlampaui, untuk menggelar aksi demonstrasi di sepanjang Jalan Diponegoro, dari depan Bioskop Megaria, hingga perempatan Salemba, akhirnya, kembali melakukan negosiasi dengan demonstran, tepat pada pukul 18.00 Wib.
3 Mahasiswa Demonstran 20/10 Dilepas Polisi
Sumber: nasional.inilah.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
INILAH.COM, Jakarta - Ketua Komisi Untuk Orang Hilang (Kontras) Haris Azhar bersama Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sudah melakukan mediasi dengan Polres Jakarta Pusat di Mapolres Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2010) sore.
Setahun SBY-Boediono
SBY Dianggap Gagal Sejahterakan Rakyat

Sumber: regional.kompas.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com â?? Selama setahun terakhir ini, pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono dianggap gagal menyejahterakan rakyat. Kritik ini mengemuka di dalam serangkaian unjuk rasa, salah satunya di Bandar Lampung, Rabu (20/10/2010).
Polisi Biayai Pengobatan Mahasiswa
Sumber: megapolitan.kompas.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
JAKARTA, KOMPAS.com â?? Kepolisian Resor Jakarta Pusat berjanji membiayai pengobatan mahasiswa Universitas Bung Karno, Farel Restu, yang tertembak di bagian kaki kanan saat aksi setahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono di Jalan Kimia, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2010).
Setahun SBY-Boediono
Penegakan HAM Jauh dari Harapan

Sumber: detiknews.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
Jakarta - Penegakkan HAM di tahun pertama pemerintahan SBY-Boediono sungguh mengkhawatirkan. Masih banyak utang penyelesaian kasus HAM yang tidak kunjung dituntaskan hingga kini.
Kontras Laporkan Penembakan ke Propam
Sumber: megapolitan.kompas.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
JAKARTA, KOMPAS.com â?? Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan akan melaporkan tindakan aparat kepolisian yang menembak kaki kanan mahasiswa Universitas Bung Karno, Farel Restu, dalam aksi ricuh yang terjadi di Jalan Kimia, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2010), kepada Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.
Kontras laporkan penembakan ke Propam
Sumber: web.bisnis.com | Tgl terbit: Rabu, 20 Oktober 2010
JAKARTA: Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) akan melaporkan penembakan oleh aparat kepolisian terhadap salah satu mahasiswa ke bagian Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri terkait dengan aksi unjuk rasa 1 tahun pemerintahan SBY-Boediono.

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org