Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
PENCARIAN DETAIL
Keyword:
Kanal:
Kasus :
Isu :
hak :
Aktor Pelaku :
Wilayah :
Periode: -


BERITA
Menampilkan 6368 Hasil Pencarian

KontraS: Preman Sekalipun Tak Pantas Ditembaki seperti di Cebongan
Sumber: JURNAS.COM | Tgl terbit: Sabtu, 06 April 2013
Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS), Haris Azhar menilai jiwa Korsa yang dimiliki anggota Kopassus tak dapat dijadikan alasan untuk aksi balas dendam, dengan menyerbu dan menembaki 4 tahanan di Lapas Cebongan.
Kontras: Empat Tahanan Sengaja Dipindahkan ke LP Cebongan agar...
Sumber: METROTVNEWS.COM | Tgl terbit: Jumat, 05 April 2013
Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar mengungkapkan ada indikasi dua institusi penjaga keamanan di DIY, Polda DIY dan Kodam IV Diponegoro sudah melakukan pertemuan untuk memuluskan rencana penyerbuan ke Lembaga Pemasayarakatan (LP) Cebongan, Sleman, 23 Maret lalu.
Haris Azhar : Ini Bukan Balas Dendam Biasa
Sumber: MERDEKAONLINE.COM | Tgl terbit: Jumat, 05 April 2013
Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) menilai tindakan 11 oknum Komando Pasukan Khusus Grup 2 Kandang Menjangan, Surakarta merupakan tindakan yang terencana.
Investigasi TNI AD Dinilai Penuh Rekayasa
Sumber: TEMPO.CO | Tgl terbit: Jumat, 05 April 2013
Keluarga korban penembakan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta, menolak hasil penelusuran tim investigasi TNI Angkatan Darat yang diumumkan kemarin.
Keluarga Korban Cebongan Temui Pejabat, Pekan Depan
Sumber: GATRA.COM | Tgl terbit: Jumat, 05 April 2013
keluarga korban penembakan oleh oknum anggota Kopassus di Lapas Cebongan, Yogyakarta (DIY), pekan depan akan menuju Jakarta untuk memberikan informasi dan kesaksian kepada sejumlah pejabat negara.
Kontras: Pasal Penghinaan Presiden Pasal Kriminalisasi
Sumber: REPUBLIKA.CO.ID | Tgl terbit: Kamis, 04 April 2013
Pasal penghinaan terhadap presiden dalam RUU KUHP berpotensi mengganggu kebebasan berekspresi warga negara. Pasal ini bisa menjadi jalan bagi pemerintah mengkriminalisasi individu maupun kelompok yang bersikap kritis kepada pemerintah.
Penyerangan LP Cebongan Momentum Revisi UU Peradilan Militer
Sumber: STARBERITA.COM | Tgl terbit: Rabu, 03 April 2013
Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) meminta DPR melanjutkan revisi Undang-Undang (RUU) No 31/1997 tentang Peradilan Militer (Permil), menyusul kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan yang diduga melibatkan oknum TNI. Pasalnya, RUU Permil sudah terkatung-katung sejak 2009.
Pekerja Tuntut Penuntasan Kisruh Internal Komnas HAM
Sumber: HUKUMONLINE.COM | Tgl terbit: Selasa, 02 April 2013
Koordinator KontraS, Haris Azhar, berpendapat Komisi III DPR harus bertindak menyelesaikan kisruh internal di Komnas HAM. Haris mengingatkan, dalam pertemuan di DPR Februari lalu, Komisi III berjanji akan memanggil kembali Komnas HAM untuk melaporkan langkah penyelesaian kisruh yang sudah dilakukan. Namun, sudah lewat sebulan, pemanggilan kembali oleh Komisi III DPR itu belum terwujud.
KontraS: Sebaiknya Isu Kartel Narkoba di Balik Kasus LP Sleman Diungkap
Sumber: DETIK.COM | Tgl terbit: Selasa, 02 April 2013
Laksamana Pertama (Purn) Mulyo Wibisono menduga ada sindikat narkotika yang berada di balik penyerangan LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta, sepekan lalu. Meski demikian, isu tersebut tidak boleh menenggelamkan pengungkapan aksi brutal kelompok bersenjata yang menewaskan 4 tersangka pembunuhan personel TNI.
Jika SBY Tak Tegas, Bukan Tak Mungkin Istana akan Diserang
Sumber: RIMANEWS.COM | Tgl terbit: Senin, 01 April 2013
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta fokus mengungkap fakta dibalik penyerangan lapas kelas II Cebongan, Sleman, Yogyakarta, karena penyerangan ini dinilai telah mencederai salah satu instansi negara.
Kasus Lapas Sleman, Kontras: Kami Kecewa SBY Belum Bicara
Sumber: LIPUTAN6.COM | Tgl terbit: Senin, 01 April 2013
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) kecewa terhadap sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Karena sampai sekarang belum juga berbicara mengenai kasus penyerangan di Lapas Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang menewaskan 4 tahanan.
Penulis Kronologi Penyerangan LP Cebongan Diminta Muncul ke Publik
Sumber: KOMPAS.COM | Tgl terbit: Minggu, 31 Maret 2013
Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan Haris Azhar meminta agar penulis kronologi penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta, muncul ke publik. Tulisan itu menyebar melalui jejaring sosial.
Perlu Tim Koordinasi Pimpin Proses Investigasi Penyerangan Lapas Cebongan
Sumber: TRIBUNNEWS.COM | Tgl terbit: Minggu, 31 Maret 2013
Koordinator Kontras, Haris Azhar, mengatakan perlunya dibentuk tim koordinasi untuk memimpin proses penyelidikan dan investigasi terkait penyerangan lapas cebongan.
KontraS: Kasus Cikeusik dan LP Sleman Bukti Kegagalan Kerja Intelijen
Sumber: DETIK.COM | Tgl terbit: Minggu, 31 Maret 2013
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) melihat intelijen gagal dalam kasus penyerangan LP II B, Cebongan, Sleman. Tak hanya itu, kegagalan intelijen sudah terjadi sejak kasus kekerasan Cikeusik, Pandeglang, Banten pada tahun 2011 lalu.
Kontras: Khawatir Ada Persaingan Dalam Investigasi Kasus Cebongan
Sumber: AKTUAL.COM | Tgl terbit: Minggu, 31 Maret 2013
"Saya usul ada satu tim independen yg mengusut kasus ini, mereka dimuarakan pada satu tim yg satu dibawah presiden, mereka dijadikan satu, bisa ada polisi, TNI AD, Komnas HAM, Masyarakat dan lainnya yg bisa langsung melapor pada presiden," Ujar Haris Azhar.

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org