Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
PENCARIAN DETAIL
Keyword:
Kanal:
Kasus :
Isu :
hak :
Aktor Pelaku :
Wilayah :
Periode: -


SIARAN PERS
Menampilkan 2104 Hasil Pencarian

Hilangnya Wiji Thukul
Tgl terbit: Senin, 03 April 2000

Pada tanggal 24 Maret 2000 Kontras telah menerima laporan dari keluarga korban Wiji Thukul atau hilangnya aktivis sekaligus penyair Wiji Thukul. Hari-hari sebelum Fitri bulan Februari 1998. informasi terakhir sekitar bulan April-Maret 1998, Wiji Thukul sempat bertemu temannya tetapi sejak saat itu hingga sekarang (selama 2 tahun ini), Wiji Thukul hilang.

Perkembangan Terakhir Situasi Penegakan Hak Asasi Manusia di Aceh
Tgl terbit: Jumat, 31 Maret 2000

Memasuki bulan keempat tahun 2000 atau bulan keenam pemerintahan Abdurrahman Wahid kondisi penegakan hak-hak sipil rakyat Aceh masih tetap buruk. Kekerasan dan kejahatan terhadapa kemanusian yang dilakukan oleh aparat militer terhadap rakyat sipil Aceh terus berlangsung tanpa gejala penurunan, bahkan mulai menampakkan kembali pola-pola modus operandi ala DOM, disertai gejala penguatan satuan-satuan militer di Aceh. Dari perspektif penegakan hukum dan keadilan praktek impunity untuk melindungi institusi militer dan negara dari tuntutan hukum makin jelas terlihat. Dalam konteks hubungan sipl dan militer, pembangkangan militer terhadap pemerintahan RI kembali menunjukkan bukti baru, melengkapi bukti-bukti pembangan yang memang telah ada sebelumnya.

PRAKTEK PEMBUNUHAN DAN P:RNGHILANGAN ORANG Dl ACEH
Tgl terbit: Jumat, 17 Maret 2000
Menanggapi pemyalaan pemerintah yang menyalakan se.iumlah situasi di Aceh yang telah dianggap membaik) serta sejmnlah perkembangan dalam konflik Aceh dengan diutusnya Menteri Se!{J.etmis Negara Bondan Gunawan) Kontras akan menyampajkan beberapa temuan tindak kekerasan dan pelanggaran HAM yang terjadi pada kunm waktlJ Desember 1999-Pertengahan Maret 2000 serta se.iumlah pandangan.
Praktek Pembunuhan dan Penghilangan Orang di Aceh
Tgl terbit: Jumat, 17 Maret 2000

Menanggapi pernyataan pemerintah yang menyatakan sejumlah situasi di Aceh yang telah dianggap membaik, serta sejumlah perkembangan dalam konflik Aceh dengan diutusnya Menteri Sekretaris Negara Bondan Gunawan, Kontras akan menyampaikan beberapa temuan tindak kekerasan dan pelanggaran HAM yang terjadi pada kurun waktu Desember 1999-Pertengahan Maret 2000 serta sejumlah pandangan.

Perkembangan Situasi Di Aceh dan Perlunya Segera Gencatan Senjatan
Tgl terbit: Senin, 28 Februari 2000

Memasuki abad baru ini, ternyata situasi dan kondisi di Aceh tidak menunjukkan perubahan baru kearah penghormatan terhadap Hak Azasi Manusia. Dari data-data yang berhasil dihimpun KontraS justru terlihat peningkatan skala kekerasan terhadap rakyat sipil Aceh. Dari cattatan kami kategorikan kekerasan ini adalah beruapa pembunuhan kilat di luar proses hukum (extra judicial killing/sumaary excecution), penghilangan orang secara paksa/penculikan (dissapperenance involuntary), penyiksaan (torture), penangkapan dan penahanan sewenang-wenang (arbitary arrest) maupun perampasan dan perusakan harta benda.

Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Tgl terbit: Kamis, 24 Februari 2000
Peristiwa Bantaqiyah adalah salah satu tragedi kemanusiaan di Aceh yang menjadi sangat penting karena terjadi di saat pemerintah berjanji untuk menyelesaikan masalah pelanggaran HAM dan menghentikan kekerasan terhadap rakyat sipil Aceh. Selain itu kekejaman yang terjadi pada kasus ini menjadi begitu terbuka, seakan menjadi tambahan bahan bakar baru bagi upaya memisahkan diri dari Indonesia.
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Tgl terbit: Kamis, 24 Februari 2000

Peristiwa Bangaqiyah adalah salah satu tragedi kemanusian di Aceh yang menjadi sangat penting karena terjadi di saat pemerintah berjanji untuk menyelesaikan masalah pelanggaran HAM dan menghentikan kekerasan terhadap rakyat sipil Aceh. Selain kekejaman yang terjadi pada kasus ini menjadi begitu terbuka, seakan menjadi tambahan bahan bakar baru bagi upaya memisahkan diri dari Indonesia .

Kekerasan di Aceh terus Berlanjut
Tgl terbit: Selasa, 08 Februari 2000
Beberapa tindakan kekerasan kembali terjadi di Aceh. Kontras Sendiri mencatat beberapa kejadian penting.Pada sisi lain kontak senjata antara TNI dan AGAM masih terus berlanjut dan seringkali menimbulkan jatuhnya korban sipil. Seperti yang terjadi pda 16, 19 dan 22 Januari, penyerbuan dan Sweeping yang dilakukan oleh TNI telah mengakibatkan korban sipil setidaknya 3 orang tewas dan 2 orang hilang.
Kekerasan Di Aceh Terus Berlanjut
Tgl terbit: Selasa, 08 Februari 2000

Beberapa tindak kekerasan kembali terjadi di Aceh. Kontras sendiri mencatat beberapa kejadian penting.

Situasi Eskalasi Kekerasan Terakhir di Aceh
Tgl terbit: Jumat, 14 Januari 2000

Aparat keamanan kembali melakukan tindakan kekerasan dan pelanggaran HAM di Aceh stelah Hari Raya. Situasi ini menunjukkan kemananan dan pengegakan hak-hak sipil rakyat Aceh pasca pembentukan pemerintah baru tetap saja belum menampakkan arah yang jelas. Aksi-aksi bersenjata yang dilakukan oleh Gerakan Aceh Merddeka terhadap pos-pos aparat keaman diikuti tidakan kekerasan oleh aparat keamanan dalam bentuk sweeping, pembakaran rumah dan took, penganiayaan dan penangkapan tidak sah.

Perkembangan Persoalan Kejahatan Kemanusiaan di Timor-Timur
Tgl terbit: Rabu, 15 Desember 1999

Meninjau situasi yang berkembang terhadap persoalan kejahatan kemanisiaan di Timor Timur belakangan ini yang menyangkut sejumlah argumentasi dan pihak-pihak yang mengajukannya serta rencana kepergian Tim Advokasi HAM TNI ke Timor Barat dan Timor Timur, Kontras bermaksud menyampaikan beberapa siakap dengan pertimbangan sebagai berikut :

Usut Tuntas dan Adili segera semua pelaku (TNI dan POLRI)
Kasus Kekerasan Militer Terhadap Kasus

Tgl terbit: Kamis, 25 November 1999

( Laporan Hasil Tim Investigasi LKBH Universitas IBA, LBH Palembang, YLBHI, dan KONTRAS dalam tragedi kekerasan di Makodam II Sriwijaya pada tanggal 5 Oktober 1999 dengan korban MEYER ARDIANSYAH, JAYA UTAMA dan SIDIQ )

Kekerasan Aparat Militer di Kecamatan Jeumpa, Aceh Utara dan Pawai Damai Referendum di Aceh
Tgl terbit: Senin, 08 November 1999

Hanya berselang beberapa hari setelah pemerintah melalui pernyataan Presiden Abdurrahman Wahid, memerintahkan penarikan seluruh pasukan non organik dari Aceh, terjadi kembali peristiwa kekerasan di Aceh Utara. Peristiwa kekerasan yang terjadi pada tanggal 1 sampai 4 November 1999, di desa Juli, kecamatan Jeumpa, Aceh Utara dilakukan oleh aparat militer dari Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (YONIF 113/JS) terhadap rakyat sipil Aceh dalam bentuk penganiayaan, penangkapan sewenang-wenang dan pembakaran/perusakan harta milik rakayat.

Langkah Pengusutan Pelanggaran Di Aceh
Tgl terbit: Selasa, 02 November 1999

Presiden Abdurrahman Wahid (1/11) telah memberikan jaminan bahwa kasus penembakan dan pembunuhan massal atas warga desa Beutong Ateuh, kecamatan Seunagan, Aceh Barat oleh satuan militer yang telah mengakibatkan tewasnya Teungku Bantaqiah beserta 55 warga sipil Aceh lainnya pada 23 juli 1999 yang lalu akan dibuka kembali. Presiden telah memberikan jaminan bahwa kasus tersebut akan diusut tuntas dan tidak hanya berhenti pada pelaku bawahan tetapijuga sampai pada pengambil keputusan. Untuk itu tujuan ini direppresentasikan pula dengan rencana penarikan satuan Kostrad dan Kopassus dari Aceh dan pengagalan pembentukan Kodam Iskandar Muda di Aceh untuk jangka waktu paling tidak selama masa pemerintahan Abdurrahman Wahid.

Tindakan Brutal Aparat Kemanan Terhadap Massa dan Gedung Serta Fasilitas RS. Jakarta
Tgl terbit: Senin, 25 Oktober 1999

Penyerangan membabi buta yang dilakukan oleh aparat keamanan pada tanggal 20 Oktober 1999 sekitar jam 22.45 WIB telah menyisakan puluhan korban penganiayaan baik ringan maupun berat, rusaknya sejumlah mobil, bangunan rumah sakit, peralatan-peralatan medis dan trauma masyarakat yang telah menjadi korban.


Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org