Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
PENCARIAN DETAIL
Keyword:
Kanal:
Kasus :
Isu :
hak :
Aktor Pelaku :
Wilayah :
Periode: -


SIARAN PERS
Menampilkan 43 Hasil Pencarian
1 2 3 All

Pembentukan Tim Penyidikan dan Pengadilan Pelanggaran HAM Kasus Tanjung Priok
Tgl terbit: Rabu, 20 Desember 2000

Menyikapi rencana Kejaksaan Agung untuk membentuk Tim Penyidik Ad hoc Pelanggaran HAM Tanjung Priok, maka Kontras perlu menanggapi beberapa hal :

Penyiksaan, Penahanan Semena-mena dan Pembunuhan terhadap Masyarakat Sipil Oleh Aparat Brimob Pasca
Tgl terbit: Senin, 18 Desember 2000

Tanggal 16 Desember 2000, Johanes G. Bonay, SH, Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi Hak Asasi Manusia (ELS-HAM), telah menjalani pemeriksaan mulai dari pukul 17.00 waktu setempat, oleh Kepolisian Jayapura. Bonay diperiksa sehubungan dengan hasil konferensi ELS-HAM terhadap peristiwa pengejaran dan penangkapan oleh aparat Brimob dan polisi terhadap kelompok yang diduga melakukan penyerangan Mapolsek Abepura.

Supremasi Hukum Sepihak Pemerintah di Aceh
Tgl terbit: Selasa, 12 Desember 2000

Pengananan konlik Aceh oleh pemerintah telah mengalmi disorientasi. Sekalipun DOM sudah dicabut tetapi dalam prakteknya kekerasan yang dilakukan TNI/Polri tetap menjadi hantu dalam kehidupan sehari-hari rakyat Aceh yang terus melahirkan korban jiwa dan pengungsian oleh masyarkat yang ketakutan di negerinya sendiri.

Tahun 2000, Tahun Impunitas : Catatan Pelanggaran HAM di Indonesia
Tgl terbit: Sabtu, 09 Desember 2000

Tahun 2000 sesudah hampir berakhir, namun pelanggaran HAM tetap terjadi di Indonesia mulai dari ujung barat hingga ke ujung timur, Aceh sampai Papua. Tidak ada tindakan pemerintah untuk menghentikan segala bentuk kekerasan yang di lakukan aparatnya yang berlindung atas nama hukum, bahkan pemerintah tidak memberikan komentar atas korban jiwa yang terus berjatuhan. Konflik Maluku yang sudah berlangsung dua tahun lebih, dan kekerasan yang masih berlangsung di Aceh dan Papua, menandai keprihatinan menjelang akhir tahun 2000 ini.

Tanggapan terhadap Alternatif penyelesaiaan Aceh Versi Pemerintah Indonesia
Tgl terbit: Jumat, 24 November 2000

Setelah desakan yang begitu kuat dari elemen-elemen masyarakat Aceh dan masyarakat Indonesia lainnya, akhirnya pemerintah Indonesia melakukan evaluasi terhadap pendekatan keamanan dan hukum ( an sich) dalam menangani Aceh dengan membuat opsi bagi penyelesaian selanjutnya. Sayang, alternatif penyelesaian yang dibuat oleh pemerintah Indonesia sekali lagi masih mengandung unsure "penekanan", kare tidak dikeluarkan melalui mekanisme dialog dan pendalaman substansi persoalan. Pemerintah juga terkesan berusaha menggelapkan dan mengabaikan sejumlah perssoaln yang timbul akibat pendekatan keamanan yang dibangun selama ini, seperti pesoalan pelanggaran HAM yang selalu terjadi selama bertahun-tahun di Aceh.

Keterlibatan Polisi dalam Sengketa Tanah dan Kekerasan
Tgl terbit: Jumat, 10 November 2000

Semenjak usaha pengambilalihan kembali (reclaiming) lahan milik warga 7 desa di Kec. Tulang Bawang yang dikuasai PT. BNIL untuk lahan perkebunan, telah menimbulkan teror dan intimidasi terhadap warga. Tindakan ini dilakukan oleh Brimob Polda Lampung, Kamra serta sejumlah preman pasar yang dibayar untuk menjaga lahan perusahaan.

PRILAKU TNI SEPANJANG PERIODE TRANSISI DEMOKRASI (1998-2000)
Tgl terbit: Rabu, 04 Oktober 2000
Esok, pada tanggal 5 Oktober, Tentara Nasional Indonesia kembali merayakan hari bersejarahnya: Hari lahir Tentara Nasional Indonesia yang cikal bakalnya berasal dari rakyat, dicita-citakan untuk bersama-sama rakyat mempertahankan negara kesatuan Republik Indonesia dari serangan penjajah. TNI lahir bersamaan dengan harapan dan kesadaran
Penggalian Kubur Korban Pelanggaran HAM Tanjung Priok Sebagai Langkah Menemukan Keterlibatan Para Pe
Tgl terbit: Senin, 11 September 2000

Beberapa hari lalu Tim (tindak lanjut) KP3T telah selesai melakukan penggalian kubur korban pelanggaran HAM Tanjung Priok di Taman Pemakaman Umum (TPU) Mengkok Sukapura, Jakarta Utara. Dari proses-proses tersebut berhasil diangkat 6 kerangka korban yang kesemuannya diidentifikasi pernah mengalami tindak kekerasan.lubang yang disebabkan oleh peluru teridentifikasi pada tengkorak Romli, 5 korban lainnya pernah mengalami benturan benda-benda keras yang terklarifikasi pada hampir seluruh kerangka. Atas hasil tersebut, Kontras bersama Koalisi Pembela Kasus Priok (KPKP) perlu menggaris bawahi bahwa :

Surat Keprihatinan: Polisi Sabotase Jeda Kemanusiaan
Tgl terbit: Sabtu, 09 September 2000

Eskalasi kekerasan yang terjadi di Aceh madio November terus meningkat, seiring dengan perpanjangan pemberlakuan Jeda Kemanusiaan. Berbagai bentuk kekerasan dan respon yang represif terhadap tuntutan masyarakat, yang kemudian mengakibatkan jatuhnya korban penduduk sipil menunjukan tidak ada perubahan pendekatan penyelesaian Aceh.

Penemuan 5 (Lima) Mayat Di Sumatera Utara
Tgl terbit: Kamis, 07 September 2000

Pada hari Minggu, 3 September 2000 sekitar pukul 10.00 Wib ditemukan beberapa mayat di desa Bagalingga, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Simatera Uatara (tepatnya dipinggir jalan Merek, Sidikalang). Mayat-mayat tersebut awalnya ditemukan oleh masyarakat yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian setempat. Salah satu dari beberapa mayat tersebut diidentifikasikan sementara sebagai jenazah Jafar Siddiq Hamzah seorang aktivis kemanusiaan juga (ketua IFA) yang hilang sejak tanggal 5 Agustus 2000. Dan saat ini mayat yang sudah dalam keadaan tidak baik tersebut berada dalam proses penyidikan pihak Kepolisian Daerah Sumatra Utara termasuk melakukan proses otopsi untuk memastikan jenazah dan sebab-sebab kematiannya.

Teror Terhadap KPA Sulawesi Selatan
Tgl terbit: Jumat, 01 September 2000

Setelah kejadian penculikan terhadap 4 orang aktivis Pembaruan Agraria di Jakarta dan teror kepada keluarganya, kini giliran aktivis Agraria Sulawesi Selatan menjadi sasaran teror. Saat ini Konsorsium Pembaruan Agraria Sualwesi Selatan telah mengangkat beberapa kasus agraria yang sangat merugikan masyarakat. Hal ini dilakukan dengan mengadakan dua kali demonstrasi ke DPRD Sulawesi Selatan, yang meminta semua kasus agraria segara diselesaikan. Selain KPA wilayah Sulawesi Selatan juga telah beberapa kali menyampaikan pernyataan sikap keras yang intinya mengutuk tindakan perampasan tanah yang dilakukan oleh kalangan birikrat, pengusaha (pemilik modal) dan militer.

Penyerangan Lembaga Kemahasiswaan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Tgl terbit: Rabu, 30 Agustus 2000

Kampus adalah lembaga pendidikan yang independent dan merdeka dalam menjalankan seluruh tugas dan kebebasan akdemiknya. Dalam kaitan tersebut, maka tentu saja di lingkungan tidak boleh ada pihak lain yang melakukan intervensi dalam bentuk apapun sehingga mengakibatkan tidak sterilnya kondisi kampus.

Telah Kembalinya Aktivis Pembaruan Agraria
Tgl terbit: Minggu, 27 Agustus 2000

Bahwa pada tanggal 14 Agustus yang lalu, empat orang aktivis Pembaruan Agraria melakukan mogok makan dan mogok bicara di gedung MPR/DPR. Aksi tersebut adalah untuk meminta MPR/DPR mengagendakan TAP tentang Pembaruan Agraria.

Implementasi Joint Understanding on Humanitarian Pause for Aceh
Tgl terbit: Selasa, 08 Agustus 2000

Berjalannya Kesepahaman Bersama tentang Jeda Kemanusiaan untuk Aceh dalam rangka mengurangi ketegangan dan meredakan eskalasi kekerasan di Aceh yang sudah diberlakukan sejak tanggal 2 Juni 2000 ternyata hingga saat ini tidak membawa perubahan yang cukup berarti. Walaupun pada awalnya Kesepahaman Bersama tentang Jeda Kemanusian tersebut dianggap sebagai cara yang efektif untuk mengurangi ketegangan dan kekerasan yang terjadi di Aceh.

Rancangan Undang-Undang Peradilan HAM
Tgl terbit: Minggu, 09 Juli 2000

Pemerintah hari rabu, 7 Juni 2000 mengajukan Rancangan Undang-Undang Peradilan HAM (RUPHAM). RUU ini akan menggantikan Perpu No : I tahun 1999 tentang peradilan HAM yang telah ditolak oleh DPR pada bulan Januari 2000


Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org