Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
PENCARIAN DETAIL
Keyword:
Kanal:
Kasus :
Isu :
hak :
Aktor Pelaku :
Wilayah :
Periode: -


SIARAN PERS
Menampilkan 7 Hasil Pencarian
1 All

Pertanggungjawaban Pemerintah Terhadap Korban Penembakan dan Kekerasan Aparat dalam Tragedi Semanggi
Tgl terbit: Senin, 30 November 1998

Pada tanggal 18 November 1998 yang lalu, KONTRAS telah membuat suatu pernyataan terbuka tentang indikasi keterlibatan aparat negara (ABRI) dalam melakukan misi khusus berupa provokasi agar aksiâ€aksi damai mahasiswa menjadi aksi yang penuh kekerasan. Selain itu, dalam pernyataan tersebut KONTRAS menyatakan pula beberapa bukti empiris di lapangan tentang penggunaan peluru tajam yang mengakibatkan korban tewas dari kalangan mahasiswa.

Penerapan Pasal "Makar" adalah Teror terhadap Gerakan Prodemokrasi
Tgl terbit: Senin, 16 November 1998

Setelah sebelumnya berhasil menindas gelombang aksi mahasiswa melalui penggunaan senajata, pemerintah kembali melakukan represi melalui penggunaan hukum pidana. Sejak tanggal 14 November 1998, beberapa orang tokoh masyarakat seperti Hariadi Darmawan, Roch Basuki Mangunpoerojo, Sri Bintang Pamungkas, Ali Sadikin, Kemal Idris, Ratna Sarumpaet dan Usep Ranawijaya telah, sedang dan akan diperiksa oleh mabes Polri dnegan tuduhan telah melakukan tindakan Makar. Terhadap perkembangan ini, kami berpendapat :

Kerusuah di Kota Lhokseumawe
Tgl terbit: Jumat, 02 Oktober 1998

Pada 31 Agustus 1998 terjadi kerusuhan massa di kota Lhokseumawe Aceh Utara, yang dilatar belakangi tindakan penghalauan terhadap upaya masyarakat umum oleh aparat militer yang melindungi prose penarikan pasukan. Kerusuhan itu menyerang kesatuan pasukan aparat militer, beberapa tempat hiburan, rumah tahan negara, beberapa bank, serta beberapa pertokoan. Kerusuhan yang diawali dari tindakan massa yang hendak melempari batu sejumlah pasukan yang membubarkan diri dari uipacara penarikan, direspon secara keras oleh aparat dengan cara menggiring massa menjauhi tempat pelepasan pasukan. Tindakan tersebut justru mengakibatkan wilayah konsentrsi massa melebar, dengan sasaran ke berbagai obyek yang di nilai berkaitan dengan operasi militer selama berlakunya DOM di wilayah itu.

Tanggapan Terhadap Pernyataan MenHanKam/Panglima ABRI dalam Kasus Orang Hilang
Tgl terbit: Selasa, 30 Juni 1998

Menhankam/Pangab Jendral TNI Wiranto dalam pernyataannya di depan wartawan kemarin mengakui bahwa ada   anggota ABRI yang terlibat dalam kasus penculikan para aktivis politik dam LSM. Dalam pernyataan tersebut, Jendral Wiranto juga menegaskan bahwa ABRI juga akan mengungkapkan kasus tersebut secara tuntas dan transparan. Adanya indikasi keterlibatan anggota ABRI dalam kasus ini diperoleh Tim Pencari Fakta (TPF) ABRI setelah mendengarkan kesaksian beberapa korban penculikan yang telah keluar serta mendatangi tempat †tempat yang diduga terkait dengan penculikan tersebut.

Tindakan Fraksi ABRI DPRI RI Menolak Kehadiran Keluarga
Tgl terbit: Rabu, 17 Juni 1998

Kontras bersama beberapa keluarga penculikan dan tindak kekerasan bermaksud melakukan dialog dengan Fraksi ABRI DPR RI pad tanggal 17 Juni 1998 pukul 9.30 Wib. Untuk itu Kontras telah mengajukan permohonan tetulis lewat surat tanggal 10 Juni 1998.Fraksi ABRI DPR RI menyatakan mengabulkan permohonan dan menyetujui waktu dan tempat dialog sesuai dengan pemohonan Kontras lewat telpon yang diterima langsung oleh Sdr. Munir.

Korban Kekerasan Tanggal 14-15 Mei 1998
Tgl terbit: Jumat, 15 Mei 1998

Sehubungan dengan laporan †laporan yang diterima KONTRAS mengenai jatuhnya korban mteriil, luka †luka dan tewas (data sementara kurang lebih 800 orang tewas)dalam peristiwa †peristiwa kekerasan yang terjadi sepanjang tanggal 14 †15 Mei 1998 di wilayah Jabotabek, kami menyampaikan pernyataan sebagai berikut :

Jangan Hadapkan Mahasiswa dengan Kekerasan
Tgl terbit: Selasa, 05 Mei 1998

Dalam krisis nasional ini, mahasiswa oleh segenap komponen bangsa telah diterima sebagai sebuah pilar perjuangan moral, intelektual dan nurani bangsa. Gerakan mahasiswa diberbagai tempat, secara berdisiplin cerdas dan penuh integritas membuktikan bahwa mereka telah berusaha sekuat tenaga menjaga kemurnian dan identitas moral gerakannya. Karenanya sungguh merupakan ironi dan sangat disesalkan apabila gerakan moral dan niat luhur mahasiswa itu harus dihadapkan dengan senjata dan provokasi serta kekerasan.


Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org