Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
PENCARIAN DETAIL
Keyword:
Kanal:
Kasus :
Isu :
hak :
Aktor Pelaku :
Wilayah :
Periode: -


BERITA
Menampilkan 6368 Hasil Pencarian
Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ... 425 Next All

Gagal Hadirkan Saksi, JPU Bacakan BAP Copy-Paste Gagal Hadirkan Saksi, JPU Bacakan BAP Copy-Paste
Sumber: | Tgl terbit: Rabu, 18 Januari 2017
Jakarta - Lanjutan sidang penistaan agama dan makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah oleh tiga orang pentinggi Eks Gafatar kembali digelar Senin (16/1/2017), kemarin. Persidangan dengan terdakwa saudara Mahful Muis Tumanurung, Abdussalam dan Andry Cahya telah memasuki edisi ke-12 dan masih mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum. Pada agenda persidangan kali ini, Abdul Rauf kembali gagal menghadirkan saksi fakta yang diminta oleh Majelis Hakim. Sepuluh orang saksi telah diagendakan untuk dimintai keterangannya, namun semenjak sidang ke-10 hingga sidang ke-12 ini, JPU berturut-turut tidak dapat menghadirkan saksi dengan alasan waktu dan jarak yang jauh.
Kontras Desak Polri Tuntaskan Penyelidikan Kematian Tahanan di NTT Kontras Desak Polri Tuntaskan Penyelidikan Kematian Tahanan di NTT
Sumber: Kompas.com | Tgl terbit: Jumat, 18 Desember 2015
KEFAMENANU, KOMPAS.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), mendesak Kapolri dan Kapolda NTT menggelar proses pidana terhadap personel polisi pos polisi Banat Manamas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Ditangkap Saat Aksi Damai, KontraS Lapor ke Mabes Polri Ditangkap Saat Aksi Damai, KontraS Lapor ke Mabes Polri
Sumber: CNNindonesia.com | Tgl terbit: Senin, 14 Desember 2015
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota biro kampanye dan jaringan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Ninis Rina, mengatakan lembaganya akan melaporkan anggota kepolisian yang melakukan penangkapan 12 pekerja KontraS saat melakukan peringatan hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia di Bundaran Hotel Indonesia, pada Kamis pekan lalu. Pelaporan dilakukan ke Propam Mabes Polri, pada Senin (14/12) ini.
Demo di HI, Sembilan Aktivis KontraS Ditangkap
Sumber: VIVA.co.id | Tgl terbit: Kamis, 10 Desember 2015
VIVA.co.id - Sembilan aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) ditangkap aparat Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat, Kamis, 10 Desember 2015.
Ditangkap Saat Peringati Hari HAM, Aktivis Kontras Akhirnya Pulang
Sumber: PortalKBR.com | Tgl terbit: Kamis, 10 Desember 2015
KBR, Jakarta - Dua belas aktivis Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) lolos dari penahanan kepolisian, Kamis sore. Koordinator Kontras, Haris Azhar, menjelaskan mereka pulang setelah polisi tidak bisa menjelaskan status penahanan mereka.
Cuma Bagi-bagi Sticker, Aktivis KontraS Ditangkap Polisi, Kok Gitu? Cuma Bagi-bagi Sticker, Aktivis KontraS Ditangkap Polisi, Kok Gitu?
Sumber: Konfrontasi.com | Tgl terbit: Kamis, 10 Desember 2015
KONFRONTASI-Polisi menggelandang sejumlah aktifis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat sore tadi, usai aksi singkat di Bundaran HI. Setelah itu, mereka ?dipindah? untuk diperiksa di Polres Jakarta Pusat.
Kontras: Pemidanaan Kerap Dipaksakan di Indonesia
Sumber: Sinar Harapan | Tgl terbit: Minggu, 11 Oktober 2015
JAKARTA - Desakan agar pemerintah segera menetapkan agenda moratorium ataupun abolisi hukuman mati kembali dimunculkan bertepatan dengan peringatan hari antihukuman mati pada 10 Oktober 2015. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menginginkan praktik hukuman mati dihindari. Itu karena selama ini mekanisme penegakan hukum di Indonesia masih tidak transparan dan sering muncul pemidanaan yang dipaksakan tanpa diikuti standar peradilan yang jujur dan adil.
Menyusuri Jejak Hukuman Mati di Indonesia Menyusuri Jejak Hukuman Mati di Indonesia
Sumber: CNNIndonesia.com | Tgl terbit: Sabtu, 10 Oktober 2015
Jakarta, CNN Indonesia -- Infeksi saluran pernapasan atau tuberculosis (TB) mengantarkan terpidana mati Bahar bin Matar ke tempat peristirahatan terakhir, pada 12 Agustus 2012 sekitar pukul 18.54 WIB. Bahar divonis mati, pada 5 Maret 1970, dalam kasus pembunuhan di Tebilahan, Riau.
Kontras: Pelaku Kejahatan Anak Perlu Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup
Sumber: Kompas.com | Tgl terbit: Jumat, 09 Oktober 2015
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai hukuman yang paling tepat bagi para pelaku kejahatan anak adalah pidana penjara seumur hidup. Hukuman tersebut dirasa cukup memberikan efek jera bagi pelaku.
Membongkar Kesalah-Pahaman Soal RUU Hukum Disiplin Militer. Inilah Jawabannya! Membongkar Kesalah-Pahaman Soal RUU Hukum Disiplin Militer. Inilah Jawabannya!
Sumber: KOMPASIANA.COM | Tgl terbit: Selasa, 27 Agustus 2013

Ada kekeliruan yang diungkapkan LSM Kontras, terkait RUU Disiplin Militer. Salah satunya adalah ungkapan Koordinator Kontras, Haris Azhar yang mengatakan reformasi TNI belum tuntas khususnya masalah bisnis TNI. Yang pasti, Kontras telah salah menyatakan sesuatu dan berbicara tanpa fakta dan realitas.

Tuntutan Kontras Terhadap Moeldoko, Calon Panglima TNI
Sumber: THEGLOBEJOURNAL.COM | Tgl terbit: Senin, 26 Agustus 2013

Jakarta - Komisi I telah menyetujui Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Moeldoko menjadi Panglima TNI berikutnya. Namun Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) memiliki sejumlah rekomendasi untuk pria 56 tahun itu.

KontraS Undang Nurul Izzah Beri Kuliah Umum SeHAMA KontraS Undang Nurul Izzah Beri Kuliah Umum SeHAMA
Sumber: | Tgl terbit: Jumat, 23 Agustus 2013

JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menggelar acara pembukaan Sekolah HAM untuk Mahasiswa (SeHAMA) V 2013, yang di isi juga dengan kegiatan kuliah umum dengan tema: "Peran Kepemimpinan Pemuda pada Ketidakpastian Masa depan ASEAN", yang diantara pembicaranya adalah Nurul Izzah, Anggota Parlemen Lembah Pantai, Malaysia.

Bahas Konflik Mesir, Menlu RI akan Temui Presiden DK PBB
Sumber: ACEHONLINE.INFO | Tgl terbit: Kamis, 22 Agustus 2013
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Marty M. Natalegawa dijadwalkan bertemu Presiden Dewan Keamanan PBB Maria Cristina Perceval, pada 22 Agustus 2013, guna menindaklanjuti instruksi Presiden RI untuk mencari solusi terhadap permasalahan di Mesir yang semakin memprihatinkan.

Kontras: Sejak 2011, Ada 361 Kasus Penembakan Kontras: Sejak 2011, Ada 361 Kasus Penembakan
Sumber: KOMPAS.COM | Tgl terbit: Kamis, 15 Agustus 2013
Sebanyak 361 kasus penembakan terjadi medio 2011-2013. Dari jumlah tersebut, 279 kasus di antaranya melibatkan oknum kepolisian.
KontraS Sebut Penembakan di Papua Didominasi oleh Polisi
Sumber: NEWS.OKEZONE.COM | Tgl terbit: Kamis, 15 Agustus 2013

JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyebutkan ada 361 kasus penembakkan terjadi di Papua selama kurun waktu 2011-2013.


Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org