Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Belum diajukannya Kasus Kekerasan Terhadap KontraS tahun 2003

Tgl terbit: Jumat, 27 Mei 2005
Untitled Document

Pers Release

Nomor : 18 /SP-KontraS/V/2005

Tentang

Protes Keras Atas Belum Diajukannya Ke
Persidangan Kasus Kekerasan Terhadap KontraS tahun 2003

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyampaikan protes keras Jaksa Agung RI atas Belum diajukannya kasus Perusakan Kantor dan Penganiayaan Aktifis KontraS ke pengadilan hingga saat ini. KontraS mencurigai berlarut-larut proses hukum atas kasus ini merupakan sesuatu yang disengaja untuk mempeti-eskan kasus ini.

Perusakan Kantor dan Penganiayaan terhadap Aktifis KontraS ini terjadi tepat apda 2 tahun lalu, 27 Mei 2003. pelaku dari tindak kekerasan ini adalah ormas Pemuda Panca Marga, yang memprotes sikap KontraS terhadap konflik Aceh sewaktu itu. Pada mulanya kasus ini telah ditangai onleh pihak Polres Jakarta Pusat. Namun kemudian kasus ini oleh polisi Penyidik telah diserahkan kepada kejaksaan Negeri Jakrta Pusat terakhir pada Juni 2004 setelah sebelumnya dikembalikan oleh Jaksa Penuntut Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk dilengkapi.

Pada Selasa tanggal 3 Mei 2005, KontraS yang diwakili oleh Sdr. Ori Rahman mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk menanyakan perkembangan kasus ini. Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat yang diwakili oleh Jaksa Bpk. Edi Saputra tidak dapat memberi penjelasan tentang perkembangan kasus tersebut karena ia beralasan baru saja mendapat disposisi / tugas dari Kasi Pidum Bpk, Nur Alim untuk menangani kasus ini. Selanjutnya Bapak Edi meminta waktu satu minggu untuk dapat memberi informasi perkembangan kasus tersebut, tetapi samapai dengan 25 Mei 2005 Pak Edi masih belum bisa memberi informasi atas kasus kami tersebutm dengan alsan masih mencari nomor berkas perkaranya. Penjelasan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat tersebut tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kami atas langkah Kejaksaan dalam menangani kasus ini, karena ternyata setelah hampir dua tahun kasus tersebut berada di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat beluma ada penanganan yang seius dan belum juga dilimpahkan ke pengadilan.

Terhambatnya proses hukum atas kasus peruskaan kantor KontraS setelah dua tahun berjalan menurut kami karena disebabkan Kejaksaan Negeri Jakarta pusat tidak serius atau bahkan berusaha mempeti-eskan kasus ini.

Berdasarkan uraian ersebut diatas KontraS meminta Jaksa Agung untuk :

  1. Mendesak Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk segera menindaklanjuti proses hukum atas kasus kekeraan terhadap KontraS ini dengan melimpahkan ke pengadilan.
  2. Mengambil tindakan tegas terhadap aparat Kejaksaan Negeri Jakrta Pusat yang tidak memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat atu bahkan menghalangi-halangi adanya proses hukum atas kasus terseut.

Demikianlah Surat kami. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 27 Mei 2005

Badan Pekerja KontraS

Edwin Partogi
Kepala Bidang Operasional



Kasus terkait Wamena 2003;:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 3,271 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org