Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Saatnya Jeda Kemanusiaan

Tgl terbit: Rabu, 29 Desember 2004

Siaran pers

Aceh Working Group:
Saatnya Jeda Kemanusiaan, Membantu Korban Bencana Tsunami Aceh

Minggu pagi, 26 Desember 2004, tsunami menghantam wilayah Aceh. Tsunami yang disebabkan oleh gemap antara lain berkekuatan 8,9 skala richter tersebut tak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tapi juga menelan ribuan korban jiwa. Menurut informasi yang diterima Aceh Working Group (AWG) sampai siang ini tercatat sekitar 4400 orang korban meninggal. Besarnya kekuatan gempa menyebabkan tsunami juga memporakporandakan sejumlah tempat di 8 negara di kawasan Asia lainnya.

Di tengah-tengah konflik di Aceh yang juga belum terselesaikan, tentunya kita prihatin atas musibah yang dikategorikan sebagai bencana nasional tersebut.

Dari pemantauan tim Aceh Working Group dengan jaringan kelompok masayarkat sipil dapat disimpulkan beberapa hal :

  1. Sulitnya akses informasi masuk dan keluar dari beberapa wilayah di Aceh akibat rusaknya jaringan telekomunikasi.
  2. Sulitnya akses pangan, sandang, papan, terutama menjangkau para korban di pesisir.
  3. Kurangnya para petugas karena korban yang banyak dan menyebar hampir di seluruh wilayah Aceh.

Untuk itu AWG:

  1. Meminta negara dalam hal ini pemerintah untuk membuka akses bagi masuknya bantuan kemanusiaan baik nasional maupun internasional.
  2. Menyerukan jeda kemanusiaan di Aceh, dan menuntut semua pihak bertikai untuk menghentikan kontak senjata di Aceh.
  3. Meminta semua pihak untuk memberikan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan, makanan, pakaian, tenaga medis, tenda darurat dan tim pencarian korban.

Berbagai bentuk keprihatinan atas peristiwa tersebut, AWG bersama dengan sejumlah NGO dan kelompok mayarakat lain seperti Sanggar Ciliwung, Prakarsa, INFID, OXFAM GB, Partnership, SEGERA, juga membentuk Posko Solidaritas Kemanusiaan Untuk Aceh. Posko tersebut bertujuan untuk menjadi pusat informasi mobilisasi bantuan kemanusiaan.

Untuk informasi bisa menghubungi sekretariat AWG di Jl. Diponegoro No. 9 Jakarta Pusat. Telp. 021-3158570. E-mail bantuaceh@yahoo.com .

Sementara untuk koordinasi bantuan bisa menghubungi Kontras di Jl. Borubudur No. 14 Jakarta Pusat. Telp. 021-3926983.

Pos-pos penampungan bantuan juga dibuka di beberapa tempat. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya bisa mengantar langsung ke alamat berikut ini atau transfer ke rekening No. 2-072-267-196 BII cabang Proklamasi atas nama Kontras.

Pos Penampungan Bantuan :

  1. Kontras
    Jl. Borobudur No. 14 Jakarta Pusat
    Telp. 021-3926983
  2. Kalyanamitra
    Jl. Kaca Jendela II No 9 Rawa Jati Kalibata
    Telp. 021-79021109
  3. LBH Apik
    Jl. Raya Tengah No. 16 Rt 01/09 Kampung Tengah Kramatjati
    Telp. 021-87797289
  4. Solidaritas untuk Rakyat Aceh (SEGERA)
    Jl. Tebet Barat Dalam VIII L No. 2 Jaksel
    Telp. 021-8309061

Untuk informasi :

  • Ori Rahman: 0818799262
  • Fachrulsyah: 081513203162

Aceh Working Group (AWG)

Imparsial, KontraS, PBHI, Kalyanamitra, HRWG, LBH APIK, Pird-YLBHI, Yappika, LSPP, AJI, Elsam, VHR, JARI, SHMI



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 8,027 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org