Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Polri Segera Membongkar Jaringan Tim Bunga Poso

Tgl terbit: Senin, 21 November 2005

Siaran Pers

Nomor: 32/SP-KontraS/XI/05

Tentang

POLRI SEGERA MEMBONGKAR JARINGAN TIM BUNGA POSO

Kami menyambut baik proses investigasi Polri yang mengidentifikasi adanya kelompok terorganisir dari Jakarta dibalik aksi teror Poso dan Palu. Langkah ini penting agar tindakan konkrit untuk dapat membatasi dan menindak aktor utamanya ke meja hijau.  

Kami berpendapat, temuan Polri amat penting bila melihat tipologi operasi setiap aksi pelaku di Poso dan Palu, baik mencakup pengetahuan, kemampuan maupun keahlian khusus pelaku termasuk dalam memilih lokasi maupun waktu.

Dalam catatan KontraS aksi kekerasan di Poso memiliki karakter kekerasan yang khas dengan pengetahuan dan keahlian tertentu dalam beraksi secara tertutup: penembakan misterius, peledakan bom, dan pemenggalan di tempat-tempat sepi seperti kebun, ladang, atau jalan pintas. Kekerasan di tempat keramaian dilakukan di waktu-waktu tertentu yang sepi, dini hari dan larut malam. Termasuk upaya memicu momentum lokal dan nasional seperti bulan puasa, hari raya Idul fitri, hari Natal, tahun baru, pergantian pasukan, hingga Pilkada. Selain itu, aksi kerap berdekatan pos keamanan setempat.

Modus operasi di atas diikuti kelihaian dalam cara melarikan diri sehingga terhindar dari monitor aparat yang sungguh-sungguh menjaga keamanan. Keahlian lainnya, memiliki kemampuan eksekusi terampil, mampu menembak tepat sasaran tubuh korban yang vital, survey tempat dan profil korban serta akses mendapatkan, menggunakan dan menyimpan alat yang digunakan berupa senjata api, amunisi, dan bahan peledak.

Menurut kami, keberadaan serta modus operasi Tim Bunga ini mirip dengan operasi pembunuhan Ninja di Banyuwangi 1998-1999 dan penculikan Tim Mawar Kopassus 1997-1998. Bila temuan Polri mengarah pada kelompok terorganisir dengan kekuatan politik dan ekonomi besar, maka Polri perlu mendapatkan back up maksimal Presiden dan dukungan politik DPR.

Kami mendukung Kapolri untuk segera membongkar dan menindak secara hukum aktor utama yang terlibat menyebar kekerasan di Palu dan Poso. Selain mencegah upaya memicu konflik SARA, juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat Palu dan Poso terhadap kinerja Polri.

Jakarta, 21 November 2005

Badan Pekerja KontraS

Edwin Partogi

Kepala Operasional



Kasus terkait Tragedi Mei 1998;:


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 8,062 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org