Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Penyerangan Aktivis KontraS Terkait Pemeriksaan Muchdi PR Di Sidang Kasus Munir

Tgl terbit: Kamis, 17 November 2005

SIARAN PERS

No. 31/SP-KontraS/XI/05

Tentang


PENYERANGAN AKTIVIS KONTRAS TERKAIT PEMERIKSAAN MUCHDI PR DI SIDANG KASUS MUNIR


Pada tanggal 17 November 2005 di pelataran parkir gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terjadi aksi penyerangan secara fisik dan intimidasi terhadap aktivis KontraS oleh sekelompok massa sesaat sebelum Muchdi PR memberikan kesaksian. Serangan fisik tersebut berupa pemukulan, perusakan alat kampanye, pengeluaran kata-kata kasar, dan intimidasi terhadap ibu-ibu yang mengenakan kaos bergambar alm. Munir.


Sejauh ini korban pemukulan adalah tiga orang aktivis Kontras dan beberapa ibu-ibu korban tragedi Mei yang selalu aktif hadir di sidang. Kami mengecam aksi penyerangan tersebut meskipun kami tidak terkejut dan sudah menduganya. Seperti biasa pada saat momentum penting suatu kasus berjalan terjadi penyerangan dengan gaya premanistik. Keterangan Muchdi di persidangan sangat penting untuk membuka hubungan antara Pollycarpus dengan Badan Intelejen Negara/BIN.


KontraS tidak merasa terkejut mengingat dulu pernah mengalami aksi penyerangan serupa terkait dengan kasus-kasus politik yang sedang diadvokasi. Aksi penyerangan ini juga semakin menegaskan bahwa kasus Munir memang merupakan pembunuhan politik.


Sesuatu yang tidak masuk di akal ketika KontraS mengelar poster dan membagikan selebaran yang menyatakan bahwa Muchdi PR dan Nurhadi Djazuli â€keduanya mantan petinggi BIN- merupakan tokoh kunci dalam kasus pembunuhan Munir. Tidak mengherankan pula penyerangan ini bisa terjadi karena kehadiran kelompok penyerang dalam sidang kasus Munir dengan terdakwa Pollycarpus sangat intens. Mereka sejak awal telah mengawasi persidangan dan juga turut membagikan selebaran yang isinya ingin mengacaukan skenario bahwa Munir mati karena sebuah konspirasi politik.


KontraS mengecam keras aksi penyerangan terhadap peserta sidang kasus Munir di wilayah gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Aksi penyerangan premanistik ini harus dihentikan karena akan memperburuk kredibilitas pengadilan dalam penuntasan kasus Munir, juga segala kasus lainnya. Sudah menjadi pola bahwa setiap ada kasus-kasus bernuansa politik, aksi-aksi premanistik ini selalu hadir.



Jakarta, 17 November 2005

lampiran


Kasus terkait Pembunuhan Munir 2004;:


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 8,517 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org