Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Aksi Kekerasan Di Poso Tidak Bisa Ditoleransi

Tgl terbit: Jumat, 11 November 2005

Press Release

No. 30/SP-KontraS/Urgent/XI/2005

Tentang

AKSI KEKERASAN DI POSO TIDAK BISA DITOLERANSI

Hari ini (11/11) sekitar pukul 19.00-20.00 WIT terjadi lagi kekerasan. Di Poso Pesisir, serorang warga desa Saatu, bernama Topan Tompa (17) mengalami luka bacok di punggung hingga lenga hampir putus. Luka bacok dibaian punggung belakang diperkirakan 30x20 cm, di bagian kaki 10x15 cm, dibagian kiri kepala 15x5 cm. Korban saat ini berada di RSU Poso dalam keadaan kritis. Saat hampir bersamaan, di seorang Kepala Sekolah SMP 5 Poso ditembak di wilayah Poso Kota.

Kami mengecam aksi kekerasan tersebut. Kami sulit memahami kekerasan serupa bisa terjadi kembali. Selain besarnya jumlah aparat, paska peristiwa pemenggalan 3 siswi SMUK Poso telah diberlakukan jam malam serta sweeping. Jam malam dan sweeping ini juga dilakukan disekitar 2 loasi peristiwa kekerasan terakhir.

Peristiwa ini mengindikasiakan bahwa intensitas, eskalasi dan frekuensi kekerasan di Poso sudah sampai pada tahap yang amat mengkhawatirkan. Tidak bisa ditoleransi(intolerable). Kekerasan ini menjadi bukti tidak berfungsinya negara. Masyarakat seolah harus menghadapi sendiri kekerasan demi kekerasan yang terjadi.

Kami menduga, jaringan aktor pelaku merupakan pihak yang sangat mengerti pola pengamanan yang dilakukan aparat keamanan. Jaringan aktor pelaku juga bisa berkasi disaat dan di lokasi tertentu yang tidak termonitor oleh aparat yang sungguh-sungguh menjaga keamanan. Pertanyaanya, siapa yang memiliki kemampuan seperti ini?

Kami menyanyangkan sikap pemerintah yang tidak tegas mengatasi keadaan. Sikap ini berpotensi membuat jaringan pelaku bisa leluasa menggunakan modus, lokasi dan target yang berbeda dalam setiap aksinya.

Kami mendesak agar persoalan Poso tidak dilihat sebagai persoalan kecil, melainkan perlu ditangani secara sungguh-sungguh. Pemerintah harus mampu menegakkan hukum yang mampu menunjuk hidung siapa aktor dan motif dibalik frekuensi kekerasan di Poso.

Jakarta, 11 November 2005


Usman Hamid

Koordinator



Wilayah terkait:


Dilihat : 9,603 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org