Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Perkembangan Terakhir Konflik di Ambon

Tgl terbit: Selasa, 14 September 1999
Untitled Document

SIARAN PERS KONTRAS

NO. 40/SP- KONTRAS/IX/99

 

TENTANG PERKEMBANGAN TERAKHIR KONFLIK DI AMBON

Mencermati perkembangan yang semakin tidakmenentu dan tragedi kemnusiaan yang berlangsung terus menerus di Ambon dan sekitarnya dimana eskalasi kekerasan menunjukan peningkatan serta tindakan aparat kemanan di luar batas kepatutan dalam menyelesaikan konfkik yang terjadi. Peristiwa penembakan langsung ke penduduk sipil menunjuk jelas bahwa aparat sudah tidak memiliki akal sehat dan hati nurani dalam mengamakan wilayah konflik. Peristiwa penembakan yang dilakukan aparat terhadap masyarakat sipil pada hari Jum'at tanggal 10 September 1999 di sekitar Pos Kota dan Masjid Raya Al-Fatah Ambon saat terjadinya konsentrasi massa di tempat tersebut, peritiwa pembantaian terjadi saat aparat melakukan pembubaran massa dengan gas air mata diserai tembakan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di tempat. Sedangkan penembakan yang terjadi di Masjid Al-Fatah menimbulkan korban jiwa 2 (dua) orang diantaranya tewas meninggal dalam masjid dengan kondisi yang sangat menyedihkan. Penembakan tersebut merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan karena pada saat itu tidak adanya konflik massa yang memperkuat alasan militer melakukan penembakan yang menyababkan 10 orang meninggal dan 48 orang luka berat dan ringan. Sampai saat ini jumlah korban yang kami terima berjumlah tidak kurang 1.349 korban tewas, 273 luka parah serta 321 luka ringan. Hal ini menunjukan kegagalan negara dalam melindungi serta memberikan rasa aman kepada warganya.

Konflik di Ambon adalah merupakan suatu tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah Indonesia modern, untuk itu Kontras merekomendasikan sebagai berikut :

  1. Menhamkam/Panglima TNI dan Kapolri adalah pihak yang bertanggung jawab secara politik dan hukum atas pembantaian di sekitar Pos Kota dan Masjid AL- Fatah Ambon kehilangan kemampuan aparat di lapangan yang menyebabkan semakin meluasnya konflik
  2. mendesak DPR untuk membuat sebuah Tim Pencari Fakta yang independen yang terdiri dari tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat serta LSM yang konsern terhadap penegakan HAM untuk bersama-sama mencari fakta yang sebenarnya dari konflik yang terjadi di Ambon.
  3. Menghimbau lembaga-lembaga keagamaan, LSM dan organisasi masyarakat dan pers untuk eksis memperjuangkan perdamaian dan persaudaraan terutama untuk dapat menumbuhkan suasan tenang tentram dalam masyarakat dan tidak terpancing dalam konspirasi politik yang dimanfaatkan pihak-pihak tertentu sebagai kendaraan politik.
  4. Menhimbau kelompok-kelompok dalam masyarakat untuk menahan diri agar tidak terpancing melakukan tindakan yang mengarah pada kekerasan.

( Hio hiti mai ite usika basaudara )

Jakarta, 14 September 1999

Badan Pekerja Kontras

M U N I R, SH
ORI RAHMAN, SH
Koordinator  
Wakil Koordinator

BABAK II TRAGEDI PEMBANTAIAN APARAT MARINIR

TERHADAP UMAT ISLAM DI AMBON

DAN PENYERANGAN TERHADAP MASJID RAYA AL-FATAH

Hari / Tanggal : Jum'at, September 1999

No

Nama

Umur

TKP/

Lokasi kejadian

Luka Tembak Di

Ket.

1

Rahim

20

Jl. Raya AY. Patti

Kepala

Meninggal

2

Bakry Ingratubun

47

Jl. Raya AY. Patti

Kepala

Meninggal

3

Salahudin Al Ayubi

13

Jl. Raya AY. Patti

Kepala

Meninggal

4

Jamal Nalahelu

28

Jl. Raya AY. Patti  

Punggung

Meninggal

5

Shabwan Nurlete

35

Jl. Raya AY. Patti  

Lambung

Meninggal

6

Mahmud T.W

40

Jl. Raya AY. Patti  

Kepala

Meninggal

7

La Man

20

Hative

Kepala

Meninggal

8

Jusmy

13

Hative

Kepala

Meninggal

9

Baharudin

23

Masjid Al-Fatah

Paha Belakang

Dirawat

10

Jafar Akbar

19

Masjid Al-Fatah

Paha Belakang

Dirawat

11

M. Salampessy

58

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

12

Haji

19

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kiri

Dirawat

13

Samsul Lussy

18

Masjid Al-Fatah

Tangan Kanan

Dirawat

14

Mukadas Tuharea

23

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kiri

Dirawat

15

Laboa

49

Masjid Al-Fatah

Paha kiri/kanan

Dirawat

16

Yelsa Al Habsi

39

Masjid Al-Fatah

Tangan Kiri

Dirawat

17

Amirudin Sampulawa

20

Jl. Raya AY. Patti

Belakang Kepala

Dirawat

18

Hasan Lahusa

40

Masjid Al-Fatah

Paha belakang

Dirawat

19

Ariyano

20

Masjid Al-Fatah

Perut

Dirawat

20

H. Adam Abubakar

43

Masjid Al-Fatah

Perut

Dirawat

21

Yusri

21

Jl. Raya AY. Patti

Paha kiri/kanan

Dirawat

22

Majid Marasabessy

39

Jl. Raya AY. Patti

Pantat Kiri

Dirawat

23

Haldi Ohorella

18

Masjid Al-Fatah

Bahu

Dirawat

24

La Edi

39

Jl. Raya AY. Patti

Bahu Kiri

Dirawat

25

Rala Senga

23

Jl. Raya AY. Patti  

Kaki Kiri

Dirawat

26

Daiyan Lussy

21

Masjid Al-Fatah

Punggung

Dirawat

27

Abu Kahar Tuanany

21

Jl. Raya AY. Patti

Kaki Kanan

Dirawat

28

Nn. Ida Polpoke

22

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kanan

Dirawat

29

Nn. Rapea Tutupoho

16

Jl. Raya AY. Patti

Bahu Kanan

Dirawat

30

Hendra Mustafa

21

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

31

Amang

40

Jl. Raya AY. Patti

Dada Kiri

Dirawat

31

Jufri Wenno

26

Jl. Raya AY. Patti

Dada Depan

Dirawat

33

Faisal Marasabessy

24

Jl. Raya AY. Patti

Paha kiri/kanan

Dirawat

34

Ahmad Syafril

20

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kiri

Dirawat

35

Ramdan Banyo

25

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kanan

Dirawat

36

Mira Kaldula

17

Jl. Raya AY. Patti

Bahu Kanan

Dirawat

37

Alwi Lewenusa

16

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kanan

Dirawat

38

Hasan La Elu

27

Masjid Al-Fatah

Punggung

Dirawat

39

Mugiono

32

Jl. Raya AY. Patti

Kepala

Dirawat

40

Irfan Mansur

21

Masjid Al-Fatah

Pelipis

Dirawat

41

Mansur Sulaeman

18

Masjid Al-Fatah

Dada

Dirawat

42

La Edi Lagewa

25

Masjid Al-Fatah

Bahu Kiri

Dirawat

43

Tabarudin

18

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

44

Arlan

20

Masjid Al-Fatah

Tangan Kiri

Dirawat

45

Bachtiar

19

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kanan

Dirawat

46

Chaerul Usman

23

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kanan

Dirawat

47

Baharudin Ode

23

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

48

Hendra Mustafa

20

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

49

Nn. Maryam Tiakoly

22

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kanan

Dirawat

50

Abd. Kahar Tuanany

21

Jl. Raya AY. Patti

Kaki Kanan

Dirawat

51

Aldi Marasabessy

40

Jl. Raya AY. Patti

Mata Kiri

Dirawat

52

Nurdin Modal

18

Masjid Al-Fatah

Paha Kanan

Dirawat

 

Untitled Document

SIARAN PERS KONTRAS

NO. 40/SP- KONTRAS/IX/99

 

TENTANG PERKEMBANGAN TERAKHIR KONFLIK DI AMBON

Mencermati perkembangan yang semakin tidakmenentu dan tragedi kemnusiaan yang berlangsung terus menerus di Ambon dan sekitarnya dimana eskalasi kekerasan menunjukan peningkatan serta tindakan aparat kemanan di luar batas kepatutan dalam menyelesaikan konfkik yang terjadi. Peristiwa penembakan langsung ke penduduk sipil menunjuk jelas bahwa aparat sudah tidak memiliki akal sehat dan hati nurani dalam mengamakan wilayah konflik. Peristiwa penembakan yang dilakukan aparat terhadap masyarakat sipil pada hari Jum'at tanggal 10 September 1999 di sekitar Pos Kota dan Masjid Raya Al-Fatah Ambon saat terjadinya konsentrasi massa di tempat tersebut, peritiwa pembantaian terjadi saat aparat melakukan pembubaran massa dengan gas air mata diserai tembakan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di tempat. Sedangkan penembakan yang terjadi di Masjid Al-Fatah menimbulkan korban jiwa 2 (dua) orang diantaranya tewas meninggal dalam masjid dengan kondisi yang sangat menyedihkan. Penembakan tersebut merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan karena pada saat itu tidak adanya konflik massa yang memperkuat alasan militer melakukan penembakan yang menyababkan 10 orang meninggal dan 48 orang luka berat dan ringan. Sampai saat ini jumlah korban yang kami terima berjumlah tidak kurang 1.349 korban tewas, 273 luka parah serta 321 luka ringan. Hal ini menunjukan kegagalan negara dalam melindungi serta memberikan rasa aman kepada warganya.

Konflik di Ambon adalah merupakan suatu tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah Indonesia modern, untuk itu Kontras merekomendasikan sebagai berikut :

  1. Menhamkam/Panglima TNI dan Kapolri adalah pihak yang bertanggung jawab secara politik dan hukum atas pembantaian di sekitar Pos Kota dan Masjid AL- Fatah Ambon kehilangan kemampuan aparat di lapangan yang menyebabkan semakin meluasnya konflik
  2. mendesak DPR untuk membuat sebuah Tim Pencari Fakta yang independen yang terdiri dari tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat serta LSM yang konsern terhadap penegakan HAM untuk bersama-sama mencari fakta yang sebenarnya dari konflik yang terjadi di Ambon.
  3. Menghimbau lembaga-lembaga keagamaan, LSM dan organisasi masyarakat dan pers untuk eksis memperjuangkan perdamaian dan persaudaraan terutama untuk dapat menumbuhkan suasan tenang tentram dalam masyarakat dan tidak terpancing dalam konspirasi politik yang dimanfaatkan pihak-pihak tertentu sebagai kendaraan politik.
  4. Menhimbau kelompok-kelompok dalam masyarakat untuk menahan diri agar tidak terpancing melakukan tindakan yang mengarah pada kekerasan.

( Hio hiti mai ite usika basaudara )

Jakarta, 14 September 1999

Badan Pekerja Kontras

M U N I R, SH
ORI RAHMAN, SH
Koordinator  
Wakil Koordinator

BABAK II TRAGEDI PEMBANTAIAN APARAT MARINIR

TERHADAP UMAT ISLAM DI AMBON

DAN PENYERANGAN TERHADAP MASJID RAYA AL-FATAH

Hari / Tanggal : Jum'at, September 1999

No

Nama

Umur

TKP/

Lokasi kejadian

Luka Tembak Di

Ket.

1

Rahim

20

Jl. Raya AY. Patti

Kepala

Meninggal

2

Bakry Ingratubun

47

Jl. Raya AY. Patti

Kepala

Meninggal

3

Salahudin Al Ayubi

13

Jl. Raya AY. Patti

Kepala

Meninggal

4

Jamal Nalahelu

28

Jl. Raya AY. Patti  

Punggung

Meninggal

5

Shabwan Nurlete

35

Jl. Raya AY. Patti  

Lambung

Meninggal

6

Mahmud T.W

40

Jl. Raya AY. Patti  

Kepala

Meninggal

7

La Man

20

Hative

Kepala

Meninggal

8

Jusmy

13

Hative

Kepala

Meninggal

9

Baharudin

23

Masjid Al-Fatah

Paha Belakang

Dirawat

10

Jafar Akbar

19

Masjid Al-Fatah

Paha Belakang

Dirawat

11

M. Salampessy

58

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

12

Haji

19

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kiri

Dirawat

13

Samsul Lussy

18

Masjid Al-Fatah

Tangan Kanan

Dirawat

14

Mukadas Tuharea

23

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kiri

Dirawat

15

Laboa

49

Masjid Al-Fatah

Paha kiri/kanan

Dirawat

16

Yelsa Al Habsi

39

Masjid Al-Fatah

Tangan Kiri

Dirawat

17

Amirudin Sampulawa

20

Jl. Raya AY. Patti

Belakang Kepala

Dirawat

18

Hasan Lahusa

40

Masjid Al-Fatah

Paha belakang

Dirawat

19

Ariyano

20

Masjid Al-Fatah

Perut

Dirawat

20

H. Adam Abubakar

43

Masjid Al-Fatah

Perut

Dirawat

21

Yusri

21

Jl. Raya AY. Patti

Paha kiri/kanan

Dirawat

22

Majid Marasabessy

39

Jl. Raya AY. Patti

Pantat Kiri

Dirawat

23

Haldi Ohorella

18

Masjid Al-Fatah

Bahu

Dirawat

24

La Edi

39

Jl. Raya AY. Patti

Bahu Kiri

Dirawat

25

Rala Senga

23

Jl. Raya AY. Patti  

Kaki Kiri

Dirawat

26

Daiyan Lussy

21

Masjid Al-Fatah

Punggung

Dirawat

27

Abu Kahar Tuanany

21

Jl. Raya AY. Patti

Kaki Kanan

Dirawat

28

Nn. Ida Polpoke

22

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kanan

Dirawat

29

Nn. Rapea Tutupoho

16

Jl. Raya AY. Patti

Bahu Kanan

Dirawat

30

Hendra Mustafa

21

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

31

Amang

40

Jl. Raya AY. Patti

Dada Kiri

Dirawat

31

Jufri Wenno

26

Jl. Raya AY. Patti

Dada Depan

Dirawat

33

Faisal Marasabessy

24

Jl. Raya AY. Patti

Paha kiri/kanan

Dirawat

34

Ahmad Syafril

20

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kiri

Dirawat

35

Ramdan Banyo

25

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kanan

Dirawat

36

Mira Kaldula

17

Jl. Raya AY. Patti

Bahu Kanan

Dirawat

37

Alwi Lewenusa

16

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kanan

Dirawat

38

Hasan La Elu

27

Masjid Al-Fatah

Punggung

Dirawat

39

Mugiono

32

Jl. Raya AY. Patti

Kepala

Dirawat

40

Irfan Mansur

21

Masjid Al-Fatah

Pelipis

Dirawat

41

Mansur Sulaeman

18

Masjid Al-Fatah

Dada

Dirawat

42

La Edi Lagewa

25

Masjid Al-Fatah

Bahu Kiri

Dirawat

43

Tabarudin

18

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

44

Arlan

20

Masjid Al-Fatah

Tangan Kiri

Dirawat

45

Bachtiar

19

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kanan

Dirawat

46

Chaerul Usman

23

Jl. Raya AY. Patti

Paha Kanan

Dirawat

47

Baharudin Ode

23

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

48

Hendra Mustafa

20

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kiri

Dirawat

49

Nn. Maryam Tiakoly

22

Jl. Raya AY. Patti

Tangan Kanan

Dirawat

50

Abd. Kahar Tuanany

21

Jl. Raya AY. Patti

Kaki Kanan

Dirawat

51

Aldi Marasabessy

40

Jl. Raya AY. Patti

Mata Kiri

Dirawat

52

Nurdin Modal

18

Masjid Al-Fatah

Paha Kanan

Dirawat



Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 10,603 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org