Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Audiensi Antara Keluarga Korban Penculikan

Tgl terbit: Selasa, 14 September 1999
Untitled Document

SIARAN PERS KONTRAS

NO. 41/SP-KONTRAS/IX/99

TENTANG

AUDENSI ANTARA KELUARGA KORBAN PENCULIKAN YANG DIDAMPINGI OLEH TIM KUASA HUKUMNYA DENGAN KETUA PENGADILAN NEGERI JAKARTA TIMUR DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA TIMUR TGL. 14 SEPTEMBER 1999

Sehubungan dengan pelaksanaan persidangan kasus penculikan antara korban dan keluarga korban penculikan sebagai penggugat melawan pemerintah RI. Cq. Panglima TNI sebagai Tergugat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 15 September 1999 jam 09.00 Wib, hari ini, keluarga korban sebagai Penggugat mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk bertemu dengan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur Bapak Heru Basuki Suhendro, SH.

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima kedatangan keluarga korban penculikan diruangannya pada pukul 10.30 Wib, keluarga korban penculikan yang hadir dalam pertemuan tersebut diwakili oleh bapak Siahaan orang tua Ucok Siahaan, Idu Tuti orang tua dari Yani Afri, Ibu Nurhasanah orang tua dari Yadin Muhidin, Bapak Said orang tua dari Noval Said dan keluarga dari Dedi Hamdun dan didampingi oleh Ori Rahman, SH dan Indria Fernida A, SH dari tim kuasa hukum kasus penculikan.

Adapun maksud dan tujuan keluarga korban penculikan bertemu Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur adalah sebagai berikut :

  • Keluarga korban penculikan menyatakan bahwa dengan adanya gugatan perdata tersebut berarti masih mempercayai dan menaruh harapan agar persidangan nantinya berjalan sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, sehingga Majelis Hakim tidak mengabaikan kepercayaan para keluarga korban penculikan.
  • Meminta agar majelis Hakim Pengadilan Jakarta Timur yang akan menyidangkan kasus penculikan tersebut agar bersikap independen dalam melaksanakan persidangan tanpa terpengaruh dari intervensi pihak manapun (TNI).
  • Melaksanakan sidang dengan berdasarkan fakta-fakta yang ada dan menunjukan keseriusan dan komitmen dalam menangani kasus penculikan dengan memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam itu, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Bapak Her Basuki Suhendro, SH, mengatakan bahwa memang selama ini ada intervensi oleh Pemerintah terhadap beberapa kasus-kasus yang menyangkut kepentingan Pemerintah akan tetapi ia akan berusaha sebaik mungkin untuk menyidangkan kasus ini dengan berdasarkan keadilan dan hukum. Ia tidak menyangkal akan adanya kemungkinan intervensi dari pihak lain dalam pelaksanaan sidang nanti. Namum ia menyatakan akan bersikap mandiri dalam menyidangkan kasus ini.

Demikian hasil audensi antara korban penculikan dengan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan bersam ini kami sekaligus mengundang rekan-rekan wartawan untuk meliput persidangan besok, Rabu, 15 September 1999 pukul 09.00 Wib dengan acara Pembacaan Gugatan Pengugat.

Jakarta, 14 September 1999

Hormat kami,

Tim Kuasa Hukum Penggugat

Ori Rahman. SH;

Koordinator

a/n Keluarga Korban Penculikan

Ny. Tuti (Orang tua Yani Afri)

Bp. Siahaan (Orang tua Ucok Siahaan)

Ny. Nurhasanah (Orang tua Yadin. M)      



Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 7,678 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org