Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
SIARAN PERS
Tindakan Brutal Aparat Kemanan Terhadap Massa dan Gedung Serta Fasilitas RS. Jakarta

Tgl terbit: Senin, 25 Oktober 1999
Untitled Document

SIARAN PERS
KONTRAS
NO. 51/SP-KONTRAS/X/99

TENTANG

TINDAKAN BRUTAL APARAT KEAMANAN TERHADAP MASSA DAN GEDUNG SERTA FASILITAS RS. JAKARTA

PADA TANGGAL 20 OKTOBER 1999

Penyerangan membabi buta yang dilakukan oleh aparat keamanan pada tanggal 20 Oktober 1999 sekitar jam 22.45 WIB telah menyisakan puluhan korban penganiayaan baik ringan maupun berat, rusaknya sejumlah mobil, bangunan rumah sakit, peralatan-peralatan medis dan trauma masyarakat yang telah menjadi korban.

Menurut beberapa kesaksian korban pada saat kejadian, sekitar 22.45 WIB sekitar 60 personel pasuakan PHH dan Brimob berlari masuk RS. Jakarta mengejar beberapa orang dan langsung memukul semua orang yang berada di rumah sakit yang mengakibatkan puluhan orang yang terdiri dari simpatisan Megawati, mahasiswa, wartawan, karyawan dan sejumlah orang yang berlindung di RS. Jakarta mengalami penganiayaan berat.

Tindakan brutal aparat keamanan di RA. Jakarta tersebut dilakukan dengan melakukan tembakan dari jarak   dekat, penganiayaan dengan menggunakan popor senjata, memukul, menedang yang mengakibatkan hancurnya beberapa ruangan dan sejumlah peralatan medis, bahkan aparat keamanan mengejar massa sampai keruangan UGD dan kamar mayat.

Menurut kesaksian beberapa korban panganiayaan bahwa ketika mereka ditangkap sebagian orang diangkat dengan truk dan ambulance, dan di dalam ambulance pun korban penganiayaan tersebut masih dipukuli sejumlah orang berpakaian preman yang ada di dalam ambulance yang membawa korban ke Polda Metro Jaya.

Sehari setelah terjadi tindakan brutal tersebut, Kapolda Metro Jaya Mayjen Pol. Noegroho Djayusmanmengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi karena situasi yang pada saat itu secara teknis sulit untuk dielakan oleh aparat keamanan dan mengatakan pihak Polda sudah ada standing dengan pihak RS. Jakarta dan tidak ada masalah dan menutup keterangan dengan meminta maaf.

Berkaitan dengan penyerbuan aparat keamanan di atas, KONTRAS menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

  • Mengutuk kejadian tersebut karena telah mengabikan rasa kemanusiaan, dan dengan alasan apapun kejadian tersebut tidak dapat dibenarkan karena tidak hanya melakukan penganiayaan kepada massa tapi juga telah melecehkan lembaga kesehatan.
  • Bahwa penyelesaian atas tindakan brutal aparat kemanan terhadap sejumlah orang dan RS. Jakarta tidak cukup hanya dengan meminta maaf tetapi juga harus diikuti proses hukum terhadap semua pelaku yang terlibat atas tindak penganiayaan tersebut dan segera membawa kasusnya ke pengadilan.
  • Meminta kepada Presiden, Panglima TNI, Kapolri, Kapolda agar meminta maaf atas kejadian tersebut merupakan kejadian terakhir dan tidak boleh terulang lagi.
  • Meminta kepada Kapolda Metro Jaya agar segera membebaskan semua orang yang ditahan dalam peristiwa penyerangan tersebut dan selanjutnya memberikan ganti rugi kepada korban penganiayaan.
  • Dalam hukumperang sekalipun tindakan penyerangan oleh aparat keamanan terhadap rumah sakit tidak dapat dibenarkan, hal ini sesuai dengan konvensi Genewa tahun 1949. Maka kami menuntut upaya penyelesaian terhadap kasus tersebutharus segera dilakukan dengan pertanggungjawaban dari pihak aparat terhadap semua yang dilakukan baik berupa penggantian materi yang rusak serta kerugian lainnya maupun pertanggungjawaban politik dari para panglimanya.

 

Jakarta, 25 Oktober 1999

Badan Pekerja KONTRAS

ORI RAHMAN, SH

Wakil Koordinator



Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 8,517 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org