Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
KEGIATAN
Ngabuburit #PutarBalik



Tgl terbit: Selasa, 20 Juni 2017

Ngabuburit #PutarBalik

 

Sebagai bagian dari generasi yang menikmati warisan reformasi, adalah tugas bersama kita untuk terus mengisi celah-celah kosong pada kerangka keadilan transisi yang terdiri dari hak untuk tahu, hak reparasi, reformasi institusi dan hak atas keadilan. Terutama, dalam rangka bulan Mei yang menyimpan sejarah kelam masa lalu yang hingga kini belum terang, sejarah adalah hal yang wajib dituntaskan oleh pemerintah dalam mencapai kebenaran dan keadilan bagi seluruh warga negara. Terus bersemangat “merawat ingatan” dan menolak “putar balik” fakta sejarah kiranya salah satu modal utama agar kita senantiasa memiliki motivasi meneruskan perjuangan untuk keadilan bersamaan dengan apresiasi penuh kepada kelompok-kelompok termasuk kelompok anak muda yang terus berkreasi dan berinovasi untuk mengasah tahu dan melawan lupa melalui sejumlah medium seperti buku dan produk-produk edukatif lain yang dapat mencerahkan publik secara akurat, informatif dan persuasif.

Dalam memperingati sejumlah peristiwa pelanggaran HAM sepanjang bulan Mei, memperingati pekan penghilangan paksa internasional, mendorong penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, serta melibatkan publik dalam upaya bersama “memutar balik” ingatan, KontraS, Pamflet dan juga para korban dan jaringan melakukan kegiatan bertajuk Ngabuburit #PutarBalik. Secara garis besar, kegiatan ini terdiri dari agenda peluncuran buku disertai bincang-bincang terkait dilengkapi buka puasa bersama perwakilan korban pelanggaran HAM, anak muda, dan publik secara luas.

Buku berjudul “Advokasi Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu” berisikan data dan dokumen yang dimiliki KontraS sejak berdiri hingga saat ini, menjadikannya hasil dokumentasi perjuangan menegakkan HAM. Buku ini pula bertujuan untuk tetap menyegarkan ingatan masyarakat tentang berbagai kasus HAM yang terjadi di Indonesia. Lebih lanjut, memori sejarah tersebut merupakan sebuah pembelajaran yang tidak boleh terulang di Tanah Air.

Di sisi lain, generasi muda jarang mengetahui kasus masa lalu, ambil contoh Talangsari, karena tidak tercatat dalam buku-buku sejarah. Pun internet tidak menceritakan peristiwa tersebut secara utuh. Oleh karena itu, Pamflet meluncurkan buku berjudul “Yang Kelewat di Buku Sejarah”, yang ditujukan bagi anak muda sehingga pengemasannya lebih ringan dan tidak kaku.

Kegiatan yang diadakan pada 31 Maret 2017 berlokasi di Tjikini Lima ini menghadirkan tiga narasumber, yakni mantan Jaksa Agung Marzuki Darusman, Puri Kencana Putri (KontraS) dan Maulida Raviola (Pamflet) dan diikuti oleh sekitar 100 orang hadirin.



Kasus terkait :


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 599 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org