Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
KontraS Telusuri Tempat Kekerasan di Jakarta

Sumber: HUKUMONLINE.COM | Tgl terbit: Kamis, 27 Juni 2013

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menggagas acara bertajuk "Go Rights 2013" pada Minggu (30/6), yang terdiri antara lain kegiatan bersepeda menelusuri wilayah Jakarta untuk pembelajaran HAM.

Siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (27/6), menyebutkan Go Rights 2013 adalah kegiatan yang dirancang bernilai positif dengan melibatkan kaum muda sebagai generasi penerus. Kegiatan tersebut terdiri atas kegiatan bersepeda bersama menelusuri situs-situs di ibu kota, di mana pernah terjadi tindak kekerasan secara mendasar yang sesuai kepedulian Kontras guna mengingat kembali pentingnya menghargai nilai-nilai kemanusiaan.

Selain itu, rangkaian kegiatan lainnya juga mencakup partisipasi beragam komunitas inspiratif seperti Bike To Work Indonesia, Kopi Keliling, ISAD, HipHopIndo, Komunitas Pecinta Kertas, Limbo Studio, Kancata Illustration Studio. Komunitas inspiratif lainnya yang mengikuti acara tersebut adalah Love Books A Lot, Indonesia Berkebun, Sketsaku, ArtMediumStore, Irama Nusantara, dan Traditional Indonesian Martial Arts.

Terdapat pula acara bincang-bincang dengan narasumber seperti Koordinator Kontras Haris Azhar, Lia Toriana (Transparency International Indonesia), Fery Yuniardo (Hiphohindo), dan Toto Sugito (Bike to Work Indonesia). Dasar pemikiran yang memunculkan ide untuk menggelar acara tersebut adalah mengingat Jakarta saat ini telah menjadi kota sarat masalah seperti macet, polusi, tawuran, dan orientasi ketidakidealan lainnya yang dinilai bermuara pada perilaku tidak tertib.

Sedangkan tidak berjalannya sistem adalah fakta pangkal ketidaktertiban tersebut yang berupa perundang-undangan, peraturan, dan manifestasi sistem lainnya yang berdasar pada pola berpikir dan bertindak yang transmisif tidak menyentuh manusia kota.

Acara Go Rights 2013 bertujuan untuk mewujudkan suatu keidealan yang didambakan bila kehidupan yang lebih baik adalah tujuan, maka butuh "kendaraan" atau sarana untuk mencapai tujuan tersebut dimana sistem adalah perangkatnya. Ibarat sebuah sepeda, rangkaian setang untuk mengarahkan, rem untuk mencegah benturan, sadel untuk kenyamanan pengendara, rantai dan roda yang menggerakkan, kesemuanya membangun suatu sistem.



Wilayah terkait:


Dilihat : 561 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org