Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Keluarga korban Cebongan temui KontraS, berencana ke Mabes AD

Sumber: MERDEKA.COM | Tgl terbit: Selasa, 09 April 2013

Empat keluarga korban penembakan 11 personel Kopassus di Lapas Cebongan, Sleman, DIY, mendatangi kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Jakarta. Mereka adalah; Jorhans Kadja keluarga dari Hendrik Angel Sahetapy alias Deki, Viktor Manbait keluarga dari Yohanis Juan Manbait, Yanny Rohiriwu keluarga dari Gameliel Yermiyanto, dan Johanis Lado keluarga dari Adrianus Candra Galaja.

Mereka yang datang dengan membawa foto para korban tiba di Jakarta sejak kemarin. Tujuan kedatangan mereka ke Jakarta untuk menemui pihak-pihak terkait agar peristiwa nahas yang menimpa anggota keluarganya bisa terungkap secara tuntas.

"Kami keluarga jauh dari Yogya dan kami ke Jakarta ingin mengawal kasus itu. Kami melihat penanganan lambat yang dilakukan dan banyak yang belum terungkap," ujar Viktor di Kantor Kontras, Jakarta, Selasa (9/4).

Dia menuntut pihak terkait membuka kasus tersebut sejak tragedi pembunuhan Serka Heru Santoso di Hugo's Cafe. Menurutnya, apa yang terjadi di Hugo's Cafe harus diungkap ke publik agar keluarga dari Serka Heru Santoso juga mendapatkan keadilan.

"Karena dalam peristiwa itu ada lima korban (ditambah Serka Heru Santoso). Untuk itu peristiwa di Hugo's Cafe harus dijelaskan dan membawanya ke proses hukum yang proporsional. Itu baru adil bagi keluarga Heru," katanya.

Sementara itu, Koordinator KontraS Haris Azhar mengaku sudah menghubungi istri dari Serka Heru Santoso. "Kita menawarkan korban untuk bantuan advokasi tetapi belum direspon," katanya.

Haris mengatakan, setelah dari KontraS para keluarga korban akan mendatangi LPSK. Tak hanya itu, mereka juga akan ke kantor Wantimpres, besok. Lalu pada Kamis (11/4) akan diterima oleh Komisi III DPR.

"Kami juga berusaha untuk ketemu TNI AD untuk menyampaikan tuntutan kita. Kita juga sudah komunikasi dengan Mabes Polri, Menkopolhukam juga sudah, tetapi mereka minta ada keluarga Heru. Kita juga sudah bicara ke Kompolnas," kata Haris.



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 646 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org