Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Masih Gelap, Motif Pengeroyokan Anggota Kopassus

Sumber: GATRA.COM | Tgl terbit: Sabtu, 06 April 2013

Jakarta, GATRAnews - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) mengaku belum mendapat data dan petunjuk akar penyebab pengeroyokan yang dilakukan tiga tersangka yang menewaskan anggota Kopassus, Serka Heru Santoso, di Cafe Hugo's, Yogyakarta.

"Belum, ini (motif pengeroyokan Santoso, Red.) masih gelap, itu utangnya polisi," jawab Koordinator Eksekutif KontraS, Haris Azhar, di Jakarta, Sabtu (6/4), saat disinggung hasil investigasi KontraS atas kronologis rantai kasus Cebongan.

Begitupun saat disinggung apakah perkelahian tersebut terkait perebutan pem-backingan kartel peredaran Narkoba di sejumlah tempat hiburan, termasuk di Cafe Hugos mengingat salah seorang dari 4 korban Cebongan, Yohanes Yuan Manbait merupakan oknum anggota Polisi yang terlibat pengedaran Narkoba, Haris mengaku belum bisa memastikannya.

Haris hanya mengatakan, pihaknya akan mendesak Polri untuk mengungkap motif yang berakhir dikeroyoknya Heru hingga tewas di cafe tersebut. "Itu dia, kita akan desak ke polisi. Polisi harus membongkar itu segamlang mungkin," tegasnya.

Menurutnya, Polri harus mengungkap apa yang menyebabkan Heru Santoso datang malam itu? Siapa yang membunuh? Berapa orang yang membunuh, dan bagaimana pembunuhannya?

Untuk menguak misteri tersebut, imbuh Haris, mungkin istri almarhum anggota Kopassus Heru Santoso bisa memberikan informasi penting tentang keberadaan suaminya di cafe tersebut dan keluhannya sebelum dia tewas Kamis subuh lalu, (19/3).

"Saya pikir, istrinya Heru Santoso punya hak, apalagi dia sedang mengandung, kita kasihan, termasuk kemungkinan apa yang melatarbelakangi atau dia sendiri ke sana, itu tetap harus dibongkar," pungkasnya.



Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 409 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org