Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Jenazah Dievakuasi, TNI Fokus Pengejaran

Sumber: RIAUPOS.CO | Tgl terbit: Senin, 25 Februari 2013

JAKARTA (RP) - Para prajurit korban serangan separatis Papua akhirnya bisa dievakuasi. Walaupun ada kekhawatiran akan disergap atau diberondong tembakan, heli yang berangkat dari Jayapura sukses membawa para korban dari Distrik Sinak, Puncak Jaya.

Setelah mengevakuasi, TNI fokus untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok yang melakukan penyerangan.

''Puji Tuhan, cuaca baik sehingga berjalan normal dan aman," ujar Kapendam Kodam Cendrawasih Papua Letkol Jansen Simajuntak saat dihubungi dari Jakarta, Ahad (23/02).

Opsi evakuasi udara memang sempat akan batal karena sudah tiga hari sejak penembakan Kamis lalu, cuaca tak kunjung membaik.

Alternatifnya adalah mengambil jenazah lewat jalan darat. Namun, itu berarti menembus medan gunung yang amat berat dan rawan disergap.

''Pagi ini (kemarin), ada kesempatan beberapa jam dan lancar, sekarang semua jenazah sudah menuju kampung halaman masing-masing,'' jelasnya.

Lima dari tujuh jenazah prajurit yang dievakuasi dari Sinak itu kemarin transit di Makassar sebelum dibawa ke kampung halaman.

Kelima jenazah masing-masing Sertu Frans Hera langsung diberangkatkan menuju desa Langsa, Kecamatan Gandasil, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, menggunakan ambulans Rumah Sakit (RS) Pelamonia Makassar.

Selain jenazah Frans, keempat jenazah lainnya juga transit di Bandara Sultan Hasanuddin dan akan diberangkatkan menuju kampung halamannya yakni, Praka Jojon Miharja anggota Ton Pimu Kima Yonif 753/AVT, untuk sementara dibawa ke RS Pelamonia, rencananya akan diterbangkan ke Kendari, Senin (25/2) sekitar pukul 10.30 Wita menggunakan pesawat Garuda 604.

Selanjutnya, Sertu M Udin, NRP 21060164921185, jabatan Bamin Wanmil Ramil 1714-05/Mulia, telah diberangkatkan ke Surabaya dengan menggunakan pesawat Lion dengan nomor penerbangan JT 701, sekitar pukul 20.30 Wita.

Demikian juga dengan Sertu Ramadhan Hamang, NRP 21070543850586, almarhum yang menjabat sebagai Danru SMR Ton II Kipan A Yonif 753/AVT, jenazah diberangkatkan pukul 18.00 Wita ke kampung Meleset Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang dan Sertu Ebie Juliana yang menjabat sebagai Batih Tuud Ramil 1714-10/Mulia, juga telah diberangkatkan menuju Bandung, jenazah diberangkatkan pukul 18.00 Wita dengan pesawat Garuda.

Saat ini, fokus TNI adalah melakukan operasi pengejaran terhadap pelaku. Tim juga dibantu oleh personel dari Brimob Polda Papua.

"Tidak ada penambahan pasukan dari Jakarta, semua masih dalam lingkup Kodam Cendrawasih," katanya.

Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) Haris Azhar berharap SBY berkunjung langsung ke Papua untuk merespon serangan terhadap TNI itu.

"Presiden sudah biasa blusukan, ke kampung nelayan, ke Gunung Slamet, sudah saatnya ke Papua," ujarnya.

Dengan berkunjung langsung, SBY diharapkan mendapatkan laporan riil dari lapangan. "Sehingga langkah yang dilakukan oleh pemerintah tepat dan terukur karena informasinya tidak bias," katanya.

Pengamat intelijen Supono Soegirman berharap pemerintah melakukan strategi ganda untuk Papua. "Masyarakat asli Papua harus diajak untuk mengevaluasi pelaksanaan otonomi khusus secara menyeluruh," katanya.

Selama ini, otonomi khusus cenderung hanya dinikmati masyarakat perkotaan di Papua. "Tidak menyentuh semua elemen masyarakat," ujar mantan Deputi III Analisa Bakin (Badan Koordinasi Intelijen Negara) itu.

Langkah yang kedua adalah lebih tegas pada separatis dan gerakan radikal di papua. "Koordinasi ditingkatkan dan ego masing-masing instansi harus dikurangi," katanya.(ade)



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 611 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org