Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Menyelesaikan Terorisme dengan Rumus Konsistensi

Sumber: LAZUARDIBIRRU.ORG | Tgl terbit: Selasa, 19 Februari 2013

Koordinator KonstraS Haris Azhar mengatakan, rumus konsistensi efektif tanggulangi aksi terorisme yang marak terjadi di Tanah Air. Rumus konsistensi adalah jika negara mengatakan kelompok atau seseorang melakukan aksi teror, maka harus dilakukan penegakan hukum seiring sejalan dengan kamar-kamar penegakan hukum yang lain.

Selain itu, jika ada tindakan intoleran yang dilakukan oleh kelompok atau seseorang, maka harus dihukum dengan tegas juga. "Jangan sampai ada asumsi publik, kenapa kalau soal terorisme, aparat habis-habisan mengejarnya, sementara kalau kasus intoleran yang dilakukan oleh kelompok radikal, penegakan hukumnya tidak tegas?" kata Haris pada Lazuardi Birru.

Karena itu, Haris mengatakan, kekerasan terhadap minoritas dan tindakan intoleransi lainnya juga harus ditindak tegas agar ada efek jera. Dengan rumus konsistensi atau tidak membeda-bedakan seperti itu, Haris menilai efektif untuk meminimalisir, bahkan bisa menanggulangi masalah radikalisme dan terorisme ini.

Namun masalahnya, lanjut Haris, seringkali kelompok intoleran ini dimanfaatkan oleh kepentingan politik. "Kelompok garis keras perkotaan ini kalau ditindak tegas, pasti ada partai-partai Islam yang ngamuk kalau diproses oleh Polisi. Lalu, Polisi dituduh tidak populis kalau melakukan pembelaan terhadap kelompok-kelompok minoritas, atau kelompok yang dianggap sesat," ungkapnya.

Menurut dia, kalau ada kelompok yang dianggap sesat, maka sesatnya itu harus diuji sampai dimana kesesatan dari kelompok tersebut. Penyelesaian tentang sesatnya itu tidak boleh sepihak, karena hal itu soal keyakinan dan isi kepala orang. "Meskipun orang tersebut diborgol, dipenjara, tapi kalau mereka tetap yakin, maka mereka tidak akan meninggalkan keyakinannya itu," imbuhnya.[Az]



Isu terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 590 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org