Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Sting Diminta Bernyanyi untuk Munir

Sumber: TEMPO.CO | Tgl terbit: Jumat, 14 Desember 2012

TEMPO.CO, Jakarta - Sting, penyanyi tersohor asal Inggris, diagendakan bakal manggung di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta, pada Sabtu malam, 15 Desember 2012. Bertajuk "Back to Bass Tour 2012", konser ini dipromotori Third Eye Management Asia.

Sebagai penyanyi yang peka akan isu sosial, politik, lingkungan dan hak asasi, kedatangan Sting di Indonesia begitu dinanti banyak orang. Bahkan mereka berharap Sting juga bersuara soal perlindungan hutan serta pelanggaran hak asasi di Indonesia. Seperti Fragile, lagu untuk Ben Lindler, seorang insinyur sipil Amerika yang dibunuh Contras. (Baca: Selain Cinta, Sting Menyuarakan Politik dan Sosial).

Sebut saja Usman Hamid. Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) itu berharap Sting mendedikasikan sebuah lagu untuk Munir dalam konsernya. Munir adalah pejuang hak asasi yang diduga mati diracun.

Agar keinginannya itu didengar Sting, Usman dan sejumlah kawannya membuat petisi berupa celotehan microblogging untuk mengenang Munir. Petisi dan linimasa itu nanti akan disampaikan kepada manajemen Sting serta dikirimkan melalui e-mail dan akun Twitter pribadi sang musikus.

"Mereka berharap Sting juga ikut menyuarakan kasus yang mengendap delapan tahun lebih ini," demikian tertulis dalam majalah Tempo edisi 10-16 Desember 2012.

Di tempat lain, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) juga berharap Sting bersuara tentang hutan Indonesia. Kata Khalisah Khalid, Head of Network and Resources Mobilization Walhi, ia tengah mendekati para musikus melalui media sosial. Walhi juga akan melakukan penjajakan melalui Friends of the Earth.

Dari jaringan para aktivis lingkungan ini, mereka menginginkan Sting juga peduli terhadap moratorium hutan hujan Indonesia. Ia diharapkan ikut menyampaikan soal moratorium ini kepada pemberi donasi, pemerintah Norwegia.

"Semoga dia bisa ikut mendukung penyelamatan hutan Indonesia, khususnya yang di Kalimantan," ujar Khalisah. Baca juga: Sting Pernah Jadi Kenek Bus

Menanggapi rencana para aktivis itu, promotor konser Sting di Jakarta tak bisa memberi harapan. Alasannya, Sting tidak mau mencampuradukkan konsernya dengan masalah politik. "Dia tak ingin ada tekanan apa pun," ujar Cipta Panca, promotor Third Eye Management (TEM) di Indonesia. "Sejauh ini, tidak ada isu sosial untuk pentas Sting."



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 445 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org