Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kontras dan Amnesty Internasional Gelar "Sepekan Melawan Impunitas"

Sumber: JARINGNEWS.COM | Tgl terbit: Senin, 19 November 2012

JAKARTA, Jaringnews.com - Memperingati Hari Impunitas Sedunia. Komisi untuk Orang Hilang dan tindak Kekerasan (KontraS) & Amnesty Internasional menyelenggarakan "Sepekan Melawan Impunitas". Kegiatan ini guna mendorong akuntabilitas hukum negara atas kasus pelanggaraan HAM berat masa lalu.

Kegiatan sepekan ini dilakukan atas dasar inisiatif berbagai kelompok HAM lintas negara untuk menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki defisit besar dalam urusan HAM meski terus mengklaim demokrtasi telah berhasil mapan.

"Keberhasilan demokrasi tidak mungkin terjadi tanpa adanya pertanggungjawaban masa lalu, dan pengabaian akan bisa menjadi ancaman potensial ke depan. Paling tidak tanda-tanda tersebut mulai nampak terjadi di Indonesia, dimana pelaku kejahatan HAM di masa lalu mulai menguasai panggung politik strategis,"ujar Ketua Divisi Pemantauan dan Impunitas KontraS, Muhammad Daud Berueh, SH dalam Konprensi pers yang digelar di Kantor KontraS, Jalan Borobudur, Jakrta Pusat, Senin (19/11).

Menurutnya, moment hari Impunitas Sedunia dan kegiatan sepekan tersebut menjadi bagian penting sebagai upaya meningkatkan kembali kepada negara atas penyelesaian kasus masa lalu yang kunjung tidak terpecahkan, seperti Tragedi 1965, Peristiwa Tanjung Priok 1984, Talang Sari Lampung 1989, Tragedi 97/98, Peristiwa Aceh Jambu Keupok 2003.

Berbagai acara dan kegiatan akan dilakukan oleh Korban pelanggaran HAM Indonesia bersama dengan aktivis-aktivis HAM yang ada di Indonesia serta perwakilan dari Aktivis-aktivis HAM NGO (Amnesty International) yang sengaja datang untuk ikut bergabung dalam kegiatan ini untuk mendesak penyelesaian pelanggaran HAM di negeri ini.

Diantaranya akan melakukan kunjungan ke berbagai Instansi pemeritahan yang ada di Indonesia seperti Kejagung, Kementrian Politik Hukum dan HAM, serta berencana bertemu langsung dengan Presiden SBY.

Adapun Aktivis HAM yang merupakan NGO HAM (Amnesty International) yang turut hadir dalam kegiatan ini yakni, Aktivis HAM dari Bosnia Herzegovia, Jasna Zecevic, Presiden Vive Zene Center for Therapy and Rehabilitation, NGO HAM yang bekerja untuk korban kejahatan serius HAM di Balkan serta Aktivis HAM dari Timor-Leste, Maria Madalena Dos Santos Fatima, pemimpin komunitas korban distrik Baucau, Timor-Leste.



Kasus terkait Peristiwa 1965/1966;:


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,615 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org