Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
13 Bayangan Orang Hilang di Depan Istana

Sumber: JARINGNEWS.COM | Tgl terbit: Kamis, 30 Agustus 2012

JAKARTA, Jaringnews.com - Seperti biasa, setiap minggu, tepatnya hari Kamis, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) menggelar aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Aksi Kamis (30/8) hari ini tampak sedikit berbeda dari biasanya.

Kali ini, aksi Kamisan ke-271 yang digelar KontraS dalam rangka memperingati Hari Korban Penculikan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 30 Agustus. Dalam aksi ini, ditampilkan 'bayangan' dari 13 orang hilang yang dilukis di aspal seberang Istana, sebagai bentuk kiasan dari 13 orang aktivis yang hilang yang masih terus menuntut kejelasan nasib.

"Ini merupakan suara dari mereka yang hilang," ujar Koordinator Aksi, Ali Nursahid dari KontraS, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (30/8)

Aksi damai Kamisan kali ini didukung oleh berbagai elemen diantaranya Asian Federation Against Involuntary Dissapearances, Amnesty International, Ikatan keluarga korban hilang dan berbagai elemen masyarakat dengan tema '14 Tahun Hilang'.

Dalam pernyataannya, KontraS menegaskan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab penuh atas kejelasan informasi bagi keluarga yang terlunta-lunta tanpa kejelasan pasti.

Berdasarkan data yang diterima dari KontraS, ke -13 orang hilang yang belum jelas informasinya sampai sekarang adalah:

1. Yani Afri (Rian), Pendukung PDI Megawati dan ikut koalisi Mega Bintang dalam Pemilu 1997. Hilang di Jakarta pada 26 April 1997.
2. Sonny, Pendukung PDI Megawati. Hilang di Jakarta 26 April 1997.
3. Deddy Hamdun, Pengusaha dan aktif di PPP dalam kampanye 1997 Mega-Bintang. Hilang di Jakarta 29 Mei 1997.
4. Noval Alkatiri, Pengusaha dan aktifis PPP. Hilang di Jakarta 29 Mei 1997.
5. Ismail, Sopir Deddy Hamdun. Hilang di Jakarta 29 Mei 1997.
6. Wiji Thukul, Penyair aktifis JAKER/PRD. Hilang di Jakarta 10 Januari 1998.
7. Suyat, aktifis SMID/PRD. Hilang di Solo 12 Februari 1998.
8. Herman Hendrawan, aktifis SMID/PRD. Hilang di Jakarta 12 Maret 1998.
9. Petrus Bima Anugrah, aktifis SMID/PRD. Hilang di Jakarta 30 Maret 1998.
10. Ucok Munandar Siahaan, Mahasiswa Perbanas. Diculik 14 Mei 1998 di Jakarta.
11. Yadin Muhidin, alumnus Sekolah Pelayaran. Hilang di Jakarta 14 Mei 1998.
12. Hendra Hambali, Siswa SMU. Hilang di Glodok, Jakarta 15 Mei 1998.
13. Abdun Nasser, Kontraktor. Hilang di Jakarta 14 Mei 1998.



Kasus terkait Tragedi Mei 1998;:


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 608 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org