Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Soal Keterlibatan TNI, Kontras Menyurati FIFA

Sumber: VIVANEWS.COM | Tgl terbit: Kamis, 19 Mei 2011

VIVAnews - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyatakan telah mengirim surat kepada Federasi Sepakbola Dunia (FIFA). Surat itu menyoroti beredarnya kabar tentang terjadinya aksi-aksi kekerasan yang diduga melibatkan sejumlah oknum perwira TNI dalam proses pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.

Surat yang ditujukan langsung kepada Presiden FIFA, Sepp Blatter itu, kata Koordinator Kontras Haris Azhar, Kamis, 19 Mei 2011, "Sudah kami kirim dua pekan lalu."

Salah satu isinya mengadukan terjadinya kekerasan terhadap para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Aksi Koalisi TNI Untuk Rakyat saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Angkatan Darat dua bulan lalu. Ketika itu, para demonstran meminta Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal George Toisutta untuk mundur dari bursa pencalonan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Apa jawaban FIFA?

"Jawaban FIFA, mereka menyerahkan sepenuhnya urusan kekerasan sebagai tanggung jawab otoritas di Indonesia," Haris menjelaskan.

Selain itu, dalam suratnya Kontras juga melaporkan adanya dugaan politik uang (money politics) untuk mendukung salah satu calon dengan menandatangani surat perjanjian tertentu.

Kontras menulis alasan mereka berkirim surat sebab para korban tidak berani lagi berbicara kepada media karena takut mendapatkan intimidasi lebih lanjut. Tidak hanya berkirim surat ke FIFA, Kontras juga akan mengirim surat serupa ke lembaga internasional lain seperti Amnesty International.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Wiryantoro menegaskan, Jenderal TNI George Toisutta tidak dalam kapasitas sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat ketika dicalonkan sebagai ketua umum PSSI periode 2011-2015. 

George dicalonkan sebagai ketua umum PSSI satu paket dengan pengusaha-politisi Arifin Panigoro sebagai wakil ketua umum. Pendukung mereka adalah yang populer disebut dengan Kelompok 78.

"Pencalonan Pak George sebagai ketua umum PSSI bukan kapasitasnya sebagai Kasad, melainkan pribadi. Jadi upaya memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi tidak benar, apalagi sampai mengintimidasi," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Wiryantoro kepada VIVAnews.com. (kd)



Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 187 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org