Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Surat Fiktif Mengatas-namakan KontraS

Sumber: KontraS | Tgl terbit: Kamis, 06 Januari 2005
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, pada hari Kamis, 06 Januari 2004 mendapat konfirmasi dari rekan di LBH Apik di Jl. Raya Tengah No. 16, Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur tentang datangnya seorang polisi, Sutrisno anggota Polsek Kramat Jati atas perintah dari Kanit Intel Iptu Wasito. Polisi itu datang membawa surat berkaitan dengan agenda diskusi soal bencana alama di Aceh. Kegiatan ini dijadwalkan di LBH APIK dengan mengatasnamakan Solidaritas Untuk Rakyat Aceh berkerjamasa denga KontraS dengan penandatangan Usman Hamid-Koord. KontraS dan Yusuf Lakaseng-Ketua Umum PRD. Surat undangan kegiatan ini di peroleh dari Polres Jakarta Timur

Selain acara tersebut diatas Polisi juga menunjukkan surat No.01/II/BP KONTRAS/XII/2004, tentang kegiatan malam dana peduli Aceh yang dijadwalkan pada 8 Januari 2004 di UI Salemba dengan mengataskan namakan KontraS, beserta lampiran kepanitiaan acara malam dana tersebut.

Berdasarkan konfirmasi yang dilakukan oleh KontraS kepada Kanit Intel Polsek Kramat Jati, KontraS mendapat penjelasan bahwa surat-surat tersebut diterima oleh Kapolsek Kramat Jati dari orang yang bernama Sugeng. Nama Sugeng inipun ada pada surat perihal malam dana diatas dengan nama lengkap Sugeng Paryanto jabatan Sekretaris Umum. Kanit Intel Polsek Kramat Jati tersebut menyatakan mengenal orang bersangkutan tapi tidak mengetahui tempat tinggalnya.

Atas beredarnya surat yang mengatasnamakan KontraS tersebut, maka perlu kami sampaikan penjelasan sebagai berikut:
Pertama, KontraS tidak pernah memiliki ageda diskusi (yang disebut �Rembuk Nasional�) bersama Solidaritas Untuk Rakyat Aceh (atau siapapun) di LBH APIK hingga saat ini.
Kedua, KontraS tidak memiliki agenda melakukan malam dana peduli Aceh pada 8 Januari 2005 di UI Salemba. Dalam menghimpun bantuan kemanusian untuk Aceh dari masyarakat luas, KontraS hanya menerima bantuan yang kirim langsung ke kantor KontraS, Jl. Borobur No. 14, Menteng atau melalui Rek 2-072-267-196 Bank BII cabang Proklamasi, Jakarta.

Berdasarkan hal tersebut diatas KontraS menyatakan:
1.Surat-surat tersebut adalah fiktip baik subtansi (kegiatan) maupun maupun formil (kop surat, no. surat, stempel dan tanda tangan).
2.Pembuat surat-surat ini bisa jadi berangkat dari 2 kepentingan, pertama, material (uang), dengan cara pengajuan proposal fiktif pada berbagai pihak. Kedua, merusak citra KontraS yang saat ini tengah aktif menggalang bantuan kemanusian untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumut.
3.Meminta masyarakat mewaspadai upaya-upaya jahat yang berusaha mendiskriditkan KontraS atau lembaga lainnya yang saat ini tengah berkonsentrasi menghimpun dan menyalurkan bantuan ke Aceh dan Sumut.
4.Polri cq Polres Jakarta Timur harus menjelaskan dan mengusut pihak-pihak yang sengaja pembuat surat fiktip tersebut, karena surat-surat tersebut kami ketahui pertama dari pihak kepolisian-Polsek Kramat Jati.

Demikian penjelesan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami haturkan terima kasih.

Jakarta, 6 Januari 2005

Badan Pekerja KontraS


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 254 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org