Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Imparsial: Stop Spekulasi Meninggalnya Munir

Sumber: Detikcom | Tgl terbit: Rabu, 08 September 2004
Reporter: M. Rizal Maslan

detikcom - Jakarta, Direktur Eksekutif Imparsial Rahlan Nashidik meminta masyarakat menunggu hasil otopsi dan tidak berspekulasi tentang meninggalnya Munir. Hasil otopsi akan diketahui Jumat (10/9/2004).

Hal ini disampaikan Rahlan Nashidik di sela-sela acara penghormatan terakhir sejumlah aktivis LSM dan HAM di Kantor Imparsial, Jalan Diponegoro No. 9 Jakarta Pusat, Rabu (8/9/2004).

"Saya mewakili Imparsial dan mewakili keluarga Munir meminta agar masyarakat luas menunggu hasil otopsi yang saat ini sedang dilakukan oleh aparat hukum di Belanda. Kita tidak boleh mengambil spekulasi karena hal demikian akan memberikan beban tambahan yang tidak diperlukan bagi keluarga yang ditinggalkan. Jadi marilah kita menunggu hasil otopsi yang akan diketahui pada Jumat mendatang," kata Rahlan.

Acara penghormatan terakhir dihadiri Anggota Komnas HAM MM Bilah, Direktur Eksekutif Demos yang juga mantan Sekjen Komnas HAM Asmara Nababan,Koordinator IKOHI Mugianto, Karlina Leksono dan sejumlah staf Imparsial serta puluhan aktivis HAM.

Dalam acara itu, rekan-rekan LSM menceritakan kenangan saat bekerja sama dengan Munir dan menyampaikan duka cita yang mendalam.

Selain itu, surat ucapan duka cita terus mengalir, termasuk beberapa karangan bunga yang dikirim diantaranya dari Capres SBY, Habibie Center, PBHI, UPC dan Direksi PT Garuda Indonesia.(aan)


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 478 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org