Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Penyerangan Aktivis ICW
Para Aktivis Akan Bertemu Kapolri, Tagih Penyelesaian Kasus Tama

Sumber: detiknews.com | Tgl terbit: Senin, 12 Juli 2010
Jakarta - Para aktivis akan menemui Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri. Mereka menagih Kapolri untuk menyelesaikan kasus penyerangan aktivis ICW Tama S Langkun dan meminta perlindungan atas kekerasan yang dialami para aktivis.

"Saya akan berangkat ke Mabes untuk bertemu langsung dengan Kapolri membahas mengenai penyelesaian masalah Tama. Pertemuan pukul 11.30 WIB," ujar Koordinator Kontras Usman Hamid di Kantor Kontras Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (12/7/2010).

Usman mengatakan, dalam pertemuan itu akan hadir mantan Sekretaris Jenderal Komisi Nasional HAM Asmara Nababan dan Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki. Mereka ingin mengetahui bagaimana Polri menyelesaikan kasus Tama.

Usman dan rekan-rekannya juga akan meminta kejelasan nasib aktivis jika mengalami kekerasan. Menurut Usman, aktivis perlu dilindungi negara.

"Memang benar kata Pak Ketua DPR Marzuki Alie, aktivis itu memang orang biasa. Tapi ada hal yang membedakannya yaitu pekerjaannya. Jadi perlu dilindungi dan saya mednukung sekali pembentukan UU Perlindungan Aktivis," kata Usman.


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 236 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org