Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
KONDISI ACEH LEBIH BURUK DARI SEMASA DOM

Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Rabu, 16 Juni 1999

Jakarta, Kompas
Kondisi Aceh kini lebih buruk dari semasa Operasi Jaring Merah atau lebih dikenal masyarakat dengan Daerah Operasi Militer (DOM) diterapkan di dae rah itu. Hal itu ditandai semakin meluasnya daerah konflik dari wilayah Aceh Utara, Aceh Pidie dan Aceh Timur ke wilayah Aceh Barat dan Aceh Selatan, serta gelombang pengungsian yang hingga kini mencapai sekitar 60.000 orang.

Hal itu diuraikan Koordinator Badan Pekerja Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Munir, Selasa (15/6), di Jakarta.

"Pengungsian masyarakat dalam jumlah besar yang menyebabkan banyak desa menjadi kosong tak berpenduduk, serta meluaskan wilayah konflik sampai ke Aceh Barat dan Aceh Selatan itu, tidak terjadi semasa DOM diterapkan. Kondisi di Aceh sekarang juga adalah kondisi terburuk dalam situasi yang pernah ada di Aceh selama ini," tegasnya.

Jika dilihat dari hal-hal tersebut, Munir menegaskan, persoalan Aceh harus dilihat semakin serius. Apalagi, akibat kondisi penampungan dan pencukupan kehidupan sehari-hari yang kurang baik, kini di kalangan pengungsi pun sudah jatuh korban jiwa. "Persoalan pelayanan kesehatan kini menjadi soal, sebab ICRC pun menolak melakukan pelayanan kepada para pengungsi dengan alasan ini bukan pengungsi dalam konflik antarnegara. Oleh karena itulah Kontras meneruskan dompet keprihatinan Aceh untuk pertolongan kesehatan," katanya sambil menambahkan kini sudah terkumpul Rp 12 juta.

Pimpinan Kontras itu menjelaskan, situasi represi aparat di Aceh telah berkembang menjadi situasi yang sangat provokatif untuk masyarakat mencoba melakukan perlawanan terhadap represi yang dilakukan. Akan sangat tidak punya makna bila TNI terus menerus mengintrodusir bahwa mereka sedang menghadapi gerakan perlawanan Aceh Merdeka. Ada upaya mendramatisir yang tidak perlu dilakukan oleh TNI untuk pembenaran operasi di Aceh," katanya. (oki)
    



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,085 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org