Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Rujuk, Polri-LSM 'Nonton Bareng'

Sumber: jpnn.com | Tgl terbit: Senin, 21 Desember 2009
JAKARTA - Suasana perang urat syaraf yang dilancarkan sejumlah LSM terhadap berbagai kebijakan institusi Polri belakangan, bisa jadi mulai mencair. Buktinya, Senin (21/12), kedua pihak bisa duduk bersama dalam suasana penuh kehangatan, di studio XXI Plaza Senayan.

Tepatnya, mereka berkumpul dalam acara nonton bareng sekuel film Laskar Pelangi, yang bertajuk Sang Pemimpi. Acara ini dikatakan bertujuan demi mendukung film nasional garapan sutradara berbakat Riri Riza tersebut. "Film ini menyajikan mimpi, yang membawa kita pada harapan dan inspirasi," ujar Koordinator Kontras, Usman hamid, selaku koordinator acara.

Dikatakan pula, selain mendukung film dimaksud, acara ini memang sengaja didesain untuk menumbuhkan keakraban antara Polri dan LSM. Selain Kontras, pihak LSM lainnya yang ikut menyukseskan kegiatan ini adalah Institute for Defense Security and Peace Studies (IDSPS), International NGO Forum On Indonesia Development (Infid), Praxis, Propatria Institute, Remdec, ICJR serta International Organisation for Migration (IOM).

Dalam kesempatan itu, Zumrotun dari Komnas HAM menyebut bahwa momen ini sangat tepat untuk mencairkan hubungan Polri dengan LSM. Terlebih tema film yang diangkat dari novel Andrea Hirata itu, dirasakan pas untuk merekatkan hubungan serta merajut mimpi-mimpi indah bersama ke depan. "Sangat tepat kalau kita nonton bareng (film ini)," ujarnya.

Sementara itu, mewakili Polri, hadir dalam kesempatan itu Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Nanan Soekarna, Wakadiv Humas Brigjen (Pol) Sulistyo Ishak, serta beberapa unsur keluarga besar Polri lainnya. "Kita ingin mendukung film sang pemimpi," ujar Sulistyo Ishak.

Hadir pula dalam acara tersebut sang sutradara Riri Riza, beserta produser Mira Lesmana. Selain itu, nampak hadir aktor Lukman Sardi, pemeran Ikal dalam film tersebut, serta Jay Wijayanto yang berperan sebagai Bang Zaitun. (zul/jpnn)


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 230 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org