Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Slank, Once, Gita Gutawa Akan Ramaikan Demo Antikorupsi

Sumber: tempointeraktif.com | Tgl terbit: Jumat, 06 November 2009
TEMPO Interaktif, Jakarta -  Komunitas Cintai Indonesia Cintai KPK atau Cicak akan menggelar kampanye massal antikorupsi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu, sekitar pukul 07.00. Kampanye ini akan dimeriahkan oleh artis papan atas, seperti Slank dan Fariz R.M.

Menurut Manajer Komunikasi Transparency International, Soraya Aiman, kampanye ini digelar sebagai respons atas lambannya pengusutan terhadap dugaan rekayasa kriminalisasi Komisi Pemberantasan Korupsi. "Ini bukan demo, tapi kampanye," kata kemarin.

Soraya memperkirakan, lebih dari seribu simpatisan akan berkumpul di kawasan Jalan Thamrin dan Sudirman, yang pada Minggu pagi ditutup bagi kendaraan bermotor. Acara ini akan dihadiri berbagai elemen masyarakat pendukung Cicak, di antaranya Indonesian Corruption Watch (ICW), Kontras, serta mahasiswa.

Dalam kampanye antikorupsi itu Slank akan tampil membawakan lagu-lagu kritik sosialnya. Juga akan tampil Fariz R.M., yang menggubah lagu KPK di Dadaku, Netral, Oppie Andaresta, Melly Goeslaw, Once-Dewa, serta Erwin dan Gita Gutawa. "Mereka akan mengajak hadirin bernyanyi dan senam pagi bersama," kata Soraya.

Soraya menegaskan, dalam kampanye, mereka akan menuntut Presiden SBY membersihkan kepolisian dan kejaksaan (dari oknum jahat). Menurut dia, Presiden Yudhoyono harus memerintahkan agar Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji dan Wakil Jaksa Agung A.H. Ritonga, yang sudah mengundurkan diri, diusut. "Mundur saja tidak cukup.”

Soraya mengatakan, Presiden juga harus melanjutkan penyelidikan kasus korupsi lainnya yang belakangan ini seolah teralihkan oleh sengketa KPK-Polri. "Kasus Bank Century harus dilanjutkan," katanya.

Dukungan terhadap KPK juga disampaikan di dunia maya. Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto kemarin malam sudah mencatat anggota lebih dari 900 ribu.

Sentimen pro-KPK ini membuat seorang pengguna Facebook yang menggunakan nama Evan Brimob menuai hujatan karena menulis “Polri tak butuh masyarakat, tapi masyarakat yang butuh Polri. Maju terus Kepolisian Indonesia, telan hidup-hidup cicak kecil” dalam akunnya. Hujatan terhadap Evan juga masuk di buku tamu situs resmi polisi di www.polri.go.id. Evan, yang memasang foto seorang berseragam polisi, akhirnya meminta maaf.

Reza M.


Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 261 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org