Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
35 TAHANAN DI DILI MOGOK MAKAN

Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Jumat, 25 September 1998

Jakarta, Kompas
Sebanyak 35 tahanan yang terdiri atas tahanan politik (tapol), narapidana politik (napol), dan narapidana melakukan aksi mogok makan di Lembaga Pemasyarakatan Becora, Dili, Timor Timur. Aksi itu dilakukan sebagai protes atas ketidakkonsistenan pemerintah pusat menangani masalah Timtim, khususnya pembebasan tapol dan napol.

Demikian laporan Yayasan Hukum Hak Asasi dan Keadilan (HAK) yang disampaikan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Munir, kepada pers, di Jakarta, Kamis (24/9). Menurut Munir, sejak 31 Agustus 1998 sudah 14 tapol, napol, dan narapidana di LP Becora mogok makan. Jumlah mereka terus bertambah dan sampai tanggal 7 September 1998 mencapai 35 orang.

Dalam laporan HAK disebutkan, para pelaku aksi mogok makan mendesak pemerintah agar para tapol dan napol, termasuk Xanana Gusmao dibebaskan.

Munir menjelaskan, para tahanan itu menuntut pemerintah segera melepaskan tapol dan napol Timtim, khususnya Panglima Tertinggi Falintil Jose Alexandre Xanana Gusmao agar dapat diikutsertakan dalam pertemuan segi tiga antara pemerintah Indonesia dan Portugal bersama PBB yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Ditambahkan, sampai sekarang aksi mogok itu belum ditanggapi pemerintah. Oleh karena itu, Kontras sudah mengirim surat kepada Menteri Kehakiman agar memperhatikan masalah ini. "Saya takut ada korban," katanya. (bb)



Kasus terkait Tragedi Mei 1998;:


Wilayah terkait:


Dilihat : 393 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org