Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
KELUARGA POLISI PUN MENGADU KE KONTRAS

Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Selasa, 15 Desember 1998

Jakarta, Kompas
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras)yang getol memperjuangkan kasus penculikan aktivis mahasiswa makin laris. Hari Senin (14/12) kemarin, keluarga dua anggota Polri Serma (Pol) Suratman dan Serka (Pol) Supratman, mengadukan penganiayaan yang dialami dua anggota Polri. Mereka meminta Kontras memperhatikan kasus penganiayaan tersebut.

Pihak keluarga yang datang ke Kontras itu adalah Dwi Rusianah, (istri Suratman), Mami Haryati (adik Rusianah) serta Irawati Kusumadewi (istri Supratman). Mereka diterima staf Kontras Ori Rahman. Kedua anggota Polri ini menjadi sasaran amukan massa pada waktu bertugas mengawasi aksi-aksi mahasiswa.

Menurut Mami, kepada pers, pihak keluarga dari anggota Polri yang menjadi korban penganiayaan itu minta Kontras memperhatikan kasus penganiayaan yang dialami mereka. Diharapkannya, Kontras tidak hanya memperhatikan kekerasan yang dilakukan aparat terhadap mahasiswa. Namun, Kontras juga seharusnya memperhatikan keluarga korban dari pihak aparat yang menjadi korban kekerasan pada waktu bertugas. "Jangan hanya pikirkan mahasiswa tetapi juga keluarga polisi," katanya.

"Saya sedih melihat suami saya. Sebagai rakyat saya hanya bisa lapor dan minta perlindungan. Harap Munir ngerti keadaan kami," kata Irawati yang sedang mengandung. Ia menjelaskan, akibat penganiayaan yang dialami, suaminya masih dirawat di RS Polri.

Sementara itu, Ori dari Kontras mengatakan, memang hak keluargakorban untuk melapor kasus itu kepada Kontras. "Kontras tidak menghendaki kekerasan. Tapi persoalan itu sudah ditangani Polda. Kita tunggu saja hasilnya," katanya seraya menambahkan, pelaku tindak kekerasan itu belum jelas karena belum diputus pengadilan. (bb)



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 512 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org