Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
TELAPAK TANGAN TIGA KERANGKA ITU TAK ADA

Sumber: KOMPAS | Tgl terbit: Jumat, 14 Agustus 1998

Jakarta, Kompas
Telapak tangan ke tiga kerangka manusia yang ditemukan di Pulau Untungjawa Kepulauan Seribu Jakarta Utara tidak ada dan tidak ditemukan oleh Tim Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (TF-RSCM). Namun begitu, tim belum bisa menyimpulkan sesuatu dari temuan fakta tersebut.

Demikian dikemukakan Ketua Tim Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Herkutanto, Rabu (12/8), kepada Kompas. "Masing-masing telapak tangan pada ketiga kerangka manusia tidak ada dan tidak ditemukan," katanya.

Sehari sebelumnya walaupun TF-RSCM juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada pemeriksaan tulang tiga kerangka tersebut. Namun begitu, tim tidak dapat mengetahui ada atau tidaknya kekerasan pada jaringan-jaringan lunak korban. Menurut Kepala Bagian Forensik RSCM, dr Budi Sampurna, Rabu (12/8), hal itu disebabkan karena memang jaringan lunak jenazah sudah tidak ada. Yang tersisa hanya tulang belulang.

Ketika ditanya apakah mungkin masing-masing telapak tangan dari ketiga kerangka tersebut dimakan ikan pada waktu mayat masih terapung di laut, dr Herkutanto tidak memberikan komentar. Menurut dia, kerja tim forensik untuk kasus penemuan mayat tersebut bekerja berdasarkan kesepakatan bersama. "Saya tidak mau mendahului teman-teman yang lain karena masih perlu didiskusikan," katanya.

Herkutanto mengatakan, timnya sangat membutuhkan data pembanding untuk mengidentifikasi ketiga kerangka tersebut seraya menambahkan data pembanding dari keluarga para korban orang hilang yang diserahkan kepada pihaknya melalui Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) masih kurang lengkap. Menurut catatan, temuan tiga kerangka manusia di Kepulauan Seribu itu menarik perhatian masyarakat karena dihubung-hubungkan dengan hilang dan belum kembalinya sejumlah aktivis baru-baru ini.

Herkutanto juga mengakui, masih ada hambatan dari tim forensik untuk melakukan proses identifikasi karena beberapa alat yang dibutuhkan untuk proses itu belum tersedia, antara lain lilin untuk membuat "duplikat" tengkorak, kamera video, dan video card untuk komputer. (bb/nn)



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 501 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org