Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
BIN Dukung Pengungkapan Kasus Pembunuhan Munir

Sumber: Media Indonesia | Tgl terbit: Rabu, 06 April 2005

Penulis: Mahfud dan Santhy Sibarani

JAKARTA--MIOL: Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Syamsir Siregar setuju untuk mendukung kerja Tim Pencari Fakta (TPF) Kasus Munir guna mengungkap kasus pembunuhan Munir.

 Kepala BIN menyatakan komitmennya untuk mendukung kerja tim dalam kerjasama yang konkret,  kata Usman Hamid, anggota TPF Kasus Munir di Mabes Polri, usai pertemuan dengan Kepala BIN, Rabu (6/4) malam.

Komitmen itu, tutur Usman, muncul saat pertemuan TPF Kasus Munir - Kepala BIN di Kantor BIN di Jl Pejaten Timur, Kalibata, Jakarta Selatan. Pertemuan berlangsung mulai pukul 19.30-21.00 WIB.

Usman menyatakan pertemuan dengan Kepala BIN itu baru sebatas pertemuan awal untuk membicarakan kerangka kerjasama. Sedangkan apa bentuk kerjasama, Koordinator Kontras itu menyatakan akan dilakukan pembicaraan lagi.

 Minggu depan akan ada pertemuan lagi untuk membicarakan bentuk kerjasama atau bantauan seperti apa,  jelasnya.

Ketika ditanya apakah Kepala BIN mendukung jika ada anggota BIN diperiksa, Usman menyatakan pembicaraan belum sampai ke hal teknis.  Belum sampai ke situ, itu baru pembicaraan awal kok,  tambah alumnus Universitas Trisakti tersebut. (Fud/San/X-9)



Kasus terkait Pembunuhan Munir 2004;:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 183 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org