Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
KontraS Undang Nurul Izzah Beri Kuliah Umum SeHAMA



Sumber: | Tgl terbit: Jumat, 23 Agustus 2013

JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menggelar acara pembukaan Sekolah HAM untuk Mahasiswa (SeHAMA) V 2013, yang di isi juga dengan kegiatan kuliah umum dengan tema: "Peran Kepemimpinan Pemuda pada Ketidakpastian Masa depan ASEAN", yang diantara pembicaranya adalah Nurul Izzah, Anggota Parlemen Lembah Pantai, Malaysia.

"Sehama adalah organisasi, dimana Kontras bekerjasama dengan beberapa Kedutaan, seperti Kanada, juga bekerjasama dengan Asia Foundation, ini mendorong advokasi ham bagi Indonesia," kata Koordinator Badan Pekerja KontraS, Haris Azhar di Kantor KontraS, jalan Borobudur 14, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Menurut Haris yang sengaja mengundang Nurul Izzah, karena Nurul dikenal konsisten dalam beroposisi. "Sejak muda sudah berani, dan beliau ini adalah anggota parlemen yang lantang bersuara kebenaran. Kita mengundang Nurul Izzah untuk berbagi ilmu dan pemikirannya tentang Asean dan anak muda," ujar Haris.

Nurul Izzah yang terlihat sumringah dan penuh percaya diri ini, mengatakan bahwa dirinya sangat menghargai undangan yang ditujukan padanya.

"Saya diberi tajuk dalam bahasa Inggris melalui email, dan saya balas dengan bahasa Inggris, walaupun kita sesama serumpun yang bahasa kita hampir sama," ujarnya sembari tersenyum.

Baginya SeHAMA ini sangat bagus, sebab akan saling menopang satu sama lain dalam hal kemanusiaan. "Ini memberi pengajaran bagi semua pemimpin, dan calon pemimpin. Ini tugasan kita semua, suara-suara NGO, yang mesti mengajari kami menjadi anggota parlemen yang bertanggungjawab," kata puteri sulung mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ini.

Nurul mengingatkan perlunya dalam kesungguhan untuk melindungi para generasi muda yang pemberani, sebab hal tersebut juga demi kebaikan suatu negara.

"Pelajar-pelajar yang memberanikan diri harus dilindungi. Gerakan anti korupsi harus digalakkan. Hanyalah dengan kesungguhan yang mampu melakukan perubahan," ucap Nurul.

Sementara itu Ega, seorang Mahasiswi Anggota SeHAMA kepada BeritaHUKUM.com mengatakan bahwa, Mahasiswa yang mengikuti SeHAMA ada dari berbagai provinsi.

"Kami ada 25 orang mahasiswa. Dari daerah seperti dari Aceh, Papua, Bandung, Cirebon, Jogja mengikuti kegiatan di kantor KontraS ini," tutur Ega, Mahasiswi Universitas Nasional Jakarta.



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 2,567 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org