Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Perwira Polisi Edarkan Senjata Api Ilegal

Sumber: PORTALKBR.COM | Tgl terbit: Selasa, 13 Agustus 2013

Jakarta ? Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengklaim memiliki data keterlibatan perwira menengah Polri, dalam mengedarkan senjata api ilegal kepada masyarakat sipil.

Koordinator Kontras Haris Azhar mengatakan, oknum polisi tersebut menjual melalui sistem paket. Dengan demikian, untuk memberantas maraknya senjata api ilegal itu, tidak cukup hanya dengan merazia kepemilikan senjata api di kalangan sipil. Kata dia, mesti ada penindakan terhadap oknum polisi penjual senjata api tersebut.

?Razia senjata api itu hanya satu hal yang baik, masih banyak hal baik lainnya yang belum dikerjakan polisi. Jadi memang problemnya, kalau mau ditertibkan, polisi itu menertibkan polisi, senjata yang keluar dari mereka. Izinnya mau pun pembeliannya, atau pun izinnya saja kalau dia beli di tempat lain, atau semuanya. Kalau semuanya ada banyak kasus, gitu kan. Ada banyak kasus, kalau pelakunya misalnya anggota TNI, polisi ga bisa apa-apa,,? ujar Haris kepada KBR68H.

Koordinator Kontras Haris Azhar menambahkan, sebagian besar senjata yang beredar di kalangan sipil adalah milik polisi. Tidak benar bahwa yang beredar merupakan senjata jenis air soft gun. Sebelumnya, polisi berjanji merazia kepemilikan senjata di seluruh Indonesia. Hal ini menyusul rangkaian penembakan terhadap polisi di Jakarta.



Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 2,087 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org