Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kontras lobi Kejagung soal eksekusi mati Ruben

Sumber: SINDONEWS.COM | Tgl terbit: Kamis, 20 Juni 2013

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) hari ini menemui Jaksa Agung Basrief Arief. Kedatangannya Kontras ini terkait kasus Ruben Pata Sambo terpidana mati kasus pembunuhan satu keluarga di Tanah Toraja tahun 2005.

"Iya, hari ini kita akan menemui Jaksa Agung terkait dengan eksekusi mati Ruben," ujar Koordinator Kontras, Haris Azhar saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Selain akan meminta pertimbangan agar aparat penegak hukum membatalkan hukuman mati Ruben dan anaknya Markus Pata Sambo, pihaknya juga akan berdiskusi soal nasib terpidana mati lainnya.

"Kita lihat hasilnya saja nanti, setelah bertemu dengan Jaksa Agung," kata Haris.

Untuk diketahui, Ruben dan anaknya yaitu Markus Pata Sambo dijatuhi hukuman mati karena diduga menjadi otak pembunuhan sadis terhadap Andrias Pandin (38), istrinya Martina La’biran (33) dan anaknya Israel  (8),  di Kecamatan Makale, Kabupaten Toraja. 

Dalam aksinya itu, Markus Pata Sambo alias Edi dibantu teman-temannya yakni Budianto Tian,
Petrus Tadan alias Tato, Agustinus Sambo alias Markus Herman, Yulianus Maraya alias Ateng, Martinus Pata Sambo alias Budi serta Juni.

Pembunuhan itu dilatarbelakangi ingin menguasai tanah dan rumah adat atau Tongkonan.

Saat ini Ruben di tahan di Lapas Malang sedangkan Markus di Lapas Porong, Jawa Timur menunggu eksekusi mati.



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 1,190 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org