Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Warga Syiah Sampang Tuntut Pulang

Sumber: VHRMEDIA.COM | Tgl terbit: Senin, 17 Juni 2013

Jakarta - Sepuluh warga Syiah, Sampang, Madura, ke Jakarta dengan bersepeda dari Surabaya. Mereka akan menemui Presiden Yudhoyo untuk menuntut hak pulang ke kampung halaman dengan aman dan damai.

"Kami datang ke Jakarta untuk meminta Presiden memulangkan kami. Tidak ada pilihan selain pulang. Kami ingin berpuasa di rumah kami," kata Ahmad Rosid, warga Syiah Sampang di kantor Kontras Jakarta, Senin (17/6).

Mereka mengunjungi beberapa lembaga penting di tiap kota besar yang dilewati. Di antaranya Universitas Diponegoro dan Universitas Wahid Hasyim di Semarang, beberapa rumah dinas bupati, pondok pesantren dan rumah tokoh ulama NU, serta sejumlah kantor LSM yang peduli terhadap perjuangan mereka.

"Kadang kami tidur di rumah kerabat atau rekan-rekan jaringan. Tidak jarang kami juga tidur di musala pompa bensin," kata Rosid.

Rosid menuturkan, saat ini kondisi warga Syiah di tempat pengungsian di GOR Sampang sangat memprihatinkan. Semua pengungsi tidur dengan alas seadanya. "Tapi yang lebih tidak mengenakkan, tidak ada kegiatan yang dilakukan. Apalagi sekarang anak-anak sudah tidak ada yang sekolah."

Sepuluh warga Syiah akan didampingi Kontras menagih janji Presiden. Dalam pernyataan resmi setelah peristiwa Sampang I dan II, Presiden Yudhoyono menyatakan akan memberikan perhatian khusus atas penuntasan kasus tersebut.

Presiden juga terikat janji kepada dunia internasional untuk melindungi warga negara dari setiap kekerasan dan diskriminasi berlatar agama dan keyakinan, karena pada akhir Mei lalu menerima World Statesman Award dari Appeal of Conscience Foundation, yayasan lintas agama di New York.

"Karena itu, SBY harus membuktikan bahwa dirinya pantas dan layak menerima penghargaan tersebut," kata Yati Andriyani, Koordinator Divisi Impunitas Kontras.



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Dilihat : 1,428 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org