Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kontras Kecam Brutalitas Aparat

Sumber: SUARAMERDEKA.COM | Tgl terbit: Senin, 17 Juni 2013

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mengecambrutalitas polisi terhadap para demonstran yang memperjuangkan aspirasi untuk menolak kenaikan BBM. Apalagi hingga menyebakan korban, seperti terhadap salah  seorang Jurnalis Trans7, Saudara Anton. Demikian dikatakan Koordinator KontraS Haris Azhar dalam siaran pers cepat KontraS yang diterima suaramerdeka.com, Senin (17/6) sore ini.

"Penggunaan kekerasan oleh polisi  hanya diperbolehkan dalam situasi mendesak. Dalam kasus Anton Wartawan di Jambi sebagai korban, jelas bahwa ada ketidak profesionalan Polisi, karena penggunaan  kekerasan tidak boleh diperuntukan ke Jurnalis. Jurnalis justru seharusnya  mendapatkan perlindungan. Kami hanya mengingatkan bahwa dalam pengalaman tahun 2012, terjadi setidak-tidaknya ada 128 demonstrasi, 30 diantaranya berujung bentrokan. Jumlah korban yang luka dan ditahan sebanyak 83 orang," kata Haris.

Menurut dia kekerasan yang terkait ketidakprofesionalan aparat tersebut termasuk penyerangan kekantor YLBHI. Untuk itu KontraS mendesak Polri segera mengevaluasi kerja-kerja pengamanannya dan Ombudsmen segera harus melakukan penyelidikan atas kasus Anton.



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,470 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org