Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
KontraS Aceh desak polisi usut tuntas kasus penculikan karyawan Medco

Sumber: ATJEHPOST.COM | Tgl terbit: Rabu, 12 Juni 2013

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS Aceh mendesak polisi menginvestigasi secara menyeluruh penculikan Malcom Primsore, 60 tahun, warga Skotlandia (inggris Raya), pada Selasa 11 Juni 2013.

Malcom merupakan companyman drilling di PT Medco E & P Malaka. Ia dilaporkan diculik sekelompok orang bersenjata api di pedalaman Aceh Timur.

"Kejadian ini patut kita sesalkan secara bersama karena seperti menampar wajah pemerintahan Aceh yang justru ingin menggalakkan perekonomian secara menyeluruh dengan mengundang para investor luar, baik nasional maupun asing," ujar Koordinator KontraS Aceh, Gilang Lestari, dalam rilis kepada ATJEHPOSTcom, Rabu 12 Juni 2013.

Gilang mengatakan, jaminan keamanan, perlindungan masyarakat, kepastian hukum dan penegakan Hak Asasi Manusia adalah kunci kesuksesan investasi di Aceh yang bermartabat.

Ia mendesak polisi menangkap dan mengadili pelaku penculikan secara fair, namun tidak menghilangkan hak asasi itu sendiri.

Di satu sisi, kata dia, penculikan terhadap pekerja asing di PT Medco itu tentu saja menjadi tantangan keamanan tersendiri bagi pemerintahan Aceh.

"Hal ini bisa menjadi penghalang bagi investasi asing di Aceh yang ingin melakukan investasi dan tentu saja imbasnya mengganggu perekonomian," ujar Gilang.

Salah satu indikator menggeliatnya perekonomian, kata dia, dengan masuknya investor asing yang berani menanam modalnya usai MoU Helsinki.

KontraS Aceh menyarankan pemerintah melakukan proteksi menyeluruh terhadap investor luar, baik asing maupun nasional.

"Proteksi dimaksud adalah menjamin agar tindakan-tindakan yang justru membodohkan masyarakat Aceh secara umum di mata dunia internasional (penculikan, ancaman penembakan, kekerasan fisik atau teror) tidak kembali terulang," ujarnya.

Hal itu, kata dia, dapat terlaksana jika langkah-langkah ini didukung oleh tindakan kepolisian yang bekerja secara profesional.

"Harapan besarnya adalah pihak-pihak yang memegang kendali kemudian mendasarkan pada tindakan keinginan menyelesaikan kasus ini secara cepat dan adil sesuai hukum yang berlaku," ujar Gilang.



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,737 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org