Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Oknum Brimob Takut-takuti Buruh Kuali dengan Tembakan

Sumber: JPNN.COM | Tgl terbit: Rabu, 08 Mei 2013

JAKARTA - Para buruh di pabrik kuali Tangerang, mengaku terpaksa bertahan sekitar enam bulan di tempat itu karena tak bisa melarikan diri. Semua yang berencana keluar atau melarikan diri mendapat ancaman dan intimidasi dari dua anggota Brimob Nurjaman dan Agus yang bermitra dengan bos pabrik kuali Yuki Irawan.

Dua oknum ini mengancam buruh dengan mengeluarkan tembakan peringatan.

"Kalau ada yang mau kabur dipukulin sama Pak Nurjaman, ditembakin pistolnya ke tanah pas depan kaki kita semua. Jadi semua takut kalau mau keluar," ujar Nuryana, salah satu buruh di kantor KontraS, Jakarta Pusat, Rabu (8/5).

Menurut Nuryana, ia tidak tahu mengapa ada dua oknum Brimob di pabrik itu. Namun, keduanya sudah biasa mengancam dan mengintimidasi buruh bersama mandor pabrik kuali.

Nuryana mengatakan baru pertama kali bekerja ia sudah pernah dipukuli mandor di bagian wajah. Sedangkan perutnya diinjak-injak.

"Perharinya harus bisa buat 200 kuali, kalau enggak sesuai nanti pukulan. Termasuk dari Bos Yuki," sambung Nuryana.

Para buruh ini tak mampu melayangkan protes pada mandor maupun pemilik usaha. Jika protes, mereka diancam akan dibunuh. Mereka diminta melakukan semua perintah bos, tanpa mengeluh maupun protes.

"Kata bos jangan macam-macam kalau mau hidup. Kalau enggak nanti dipukulin, dan dibuang ke laut katanya," tutur Nuryana. Ia mengaku tidak selalu bertemu dua oknum itu di pabrik. Selain dua oknum polisi. Ada juga oknum TNI yang membantu mandor menggeledah kamar para buruh untuk mengambil uang, handphone dan pakaian mereka. Sayangnya, para buruh ini tidak mengingat nama dan satuan dari para oknum TNI itu.



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,317 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org