Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kasus Cebongan: POLRI Harus Patuhi Panggilan Kompolnas

Sumber: THEINDONESIANWAY.COM | Tgl terbit: Minggu, 21 April 2013

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)  menyayangkan sikap mantan Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjend Sabar Rahardjo yang tidak memenuhi panggilan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Mantan Kapolda ini dipanggil untuk memberikan keterangan dan klarifikasi beberapa hal terkait peristiwa Hugo’s Cafe yang menewaskan Sersan kepala Heru Santoso dan  penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan Sleman yang menewaskan 4 orang tahanan titipan Kepolisian Daerah DIY.

Adrianus Meliala, anggota Kompolnas menyebutkan, bahwa yang memenuhi panggilan hanya Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri, Komjen Imam Surjawo, sehingga pemeriksan ditunda. Kepada Kompolas, Irwasum justru meminta pengunduran pertemuan, dan meminta pertemuan dilakukan di Mabes POLRI, sebagaimana permintaan dari Kapolri Jenderal Pol Timor Pradopo.

Menurut Kontras, ketidakhadiran dan penundaan tersebut setidaknya menunjukkan POLRI tidak menunjukan itikad yang baik untuk menunjukan profesionalitasnya dalam penanganan peristiwa yang terkait dengan penyerangan dan pembantaian LP Cebongan.

“Sikap tersebut cenderung mengarah pada tindakan melawan hukum, karena dalam hal ini, Kompolnas berwenang untuk meminta data dan keterangan kepada Anggota dan Pejabat di lingkungan Polri, instansi pemerintah, masyarakat dan/atau pihak lain yang dipandang perlu, sebagaimana diatur dalam pasal 18 ayat (1) Perpres 17 tahun 2011 tentang Kompolnas,” ujar  Haris Azhar, Koordinator  KontraS, dalam siaran pers yang diterima The Indonesian Way, Mingggu (21/4/2013).

Menurut Haris, sikap POLRI ini juga dipandang sebagai upaya menutupi pengungkapan kasus Penyerangan LP Cebongan secara menyeluruh. Permintaan keterangan dan klarifikasi oleh Kompolnas sejatinya dimanfaatkan sebagai upaya dan sarana hukum untuk terus membuka kejahatan yang terjadi di Hugo’s Café pada 19 Maret 2012 termasuk rangkaian kegagalan mencegah serangan dan justru memindahkan 4 tahanan.

Oleh karena itu,  KontraS mendesak mantan Kapolda DIY, Brigjen Sabar Rahardjo, dan sejumlah pihak terkait lainnya diPOLRI untuk memenuhi pemanggilan Kompolnas dengan segera.  POLRI juga diminta mematuhi mekanisme pengawasan yang dimiliki oleh Kompolnas, guna mendorong terbentuknya POLRI yang professional, mandiri dan transparan.



Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,419 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org