Untitled Document
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan
Untitled Document Pencarian detail

IND | ENG
Untitled Document
Untitled Document
   
BERITA
Kontras: Kekerasan Terhadap Jurnalis di Riau Makin Buruk

Sumber: TRIBUNNEWS.COM | Tgl terbit: Sabtu, 17 November 2012

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai kekerasan terhadap Jurnalis di Riau Makin buruk, menyusul penganiayaan terhadap Robianto, wartawan Riau TV.

Kordinator Kontras Haris Azhar mengatakan, empat orang tak dikenal dengan ciri-ciri mengendarai motor, berbadan tegap dan berpakaian sipil menggunakan sepeda motor menyerang Robianto.

"Rubianto adalah salah satu wartawan yang sempat mengambil gambar penganiayaan yang dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak terhadap Didik pada 16 Oktober 2012, saat meliput jatuhnya pesawat Hawk 200 milik TNI AU di sekitar pemukiman warga RT 03, RW 03, Dusun 03, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar," papar Haris, Jumat (16/11/2012) di Jakarta.

Kekerasan terjadi pada Rabu (14/11/2012) sekitar pukul 20.00 WIB, saat korban tiba di rumah di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Riau. Korban baru saja pulang kerja ketika tiba-tiba dihampiri oleh empat orang yang turun dari sepeda motor. Tanpa berkata apa-apa, mereka langsung memukuli dan menendang korban, hingga mengakibatkan luka pada bagian perut, dada dan punggung. Setelah memukul korban, salah seorang pelaku mengatakan "Kau sudah tahu orang sudah kemalangan, kau ambil juga gambarnya".

Sebelum pemukulan terjadi, korban sering mendapat teror yang menyebabkan korban harus pindah rumah.

Menurut Haris, Kontras menilai bahwa pemukulan yang dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap korban, tidak terlepas dari gambar yang diabadikan oleh korban atas tindakan penganiyaan yang dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak terhadap Didik, saat meliput jatuhnya pesawat Hawk 200 milik TNI AU, 16 Oktober.

Haris mengingatkan, teror ini bisa terus terjadi karena tidak ada penegakan hukum yang efektif ditegakan dalam berbagai kasus kekerasan terhadap jurnalis sebelumnya. Sehubungan dengan peristiwa tersebut, Kontras meminta Polda Riau untuk berani menegakan hukum terhadap kasus penganiayaan ini dan segera menindaklanjuti laporan korban ke Polsek Bukit Raya, Riau.

Kepolisian juga harus mengambil alih proses hukum penganiayaa dan perampasan harta benda milik jurnalis yang terjadi pada 16 Oktober 2012 di Riau



Isu terkait:


Wilayah terkait:


Aktor Pelaku terkait:

Dilihat : 1,557 kali

Untitled Document
ARTIKEL TERPOPULER

Dua Tahun Pemerintahan Widodo-Kalla: Minim Prestasi, Gemar Klaim Sepihak Keberhasilan Penegakan Hukum Dan HAM
Hilangnya Wiji Thukul
Penembakan dan Pembunuhan Sewenang – Wenang di Enarotali, Paniai;
Segera Bentuk Tim Independen, Pulihkan Korban dan Masyarakat;

Peringatan Hari HAM Sedunia 10 Desember 2014
HAM hari ini: Siapa yang akan bertanggung jawab?

Surat Terbuka :
"Mendesak Komnas HAM untuk Membentuk Tim Penyelidikan Terkait Dugaan Peristiwa Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Paniai"

Pemerintah Indonesia Tidak Pro HAM dan Demokrasi Dengan Kembali Abstain dalam Resolusi PBB Terhadap Korea Utara
Komnas HAM Harus Segera Keluarkan Rekomendasi Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Aceh
Bentrokan TNI Vs Polri: Ancaman Atas Rasa Aman Bagi Masyarakat
Peringatan 66 Tahun Hari HAM Internasional :
Hentikan Penyiksaan dan Penuhi Hak-Hak Korban

Komnas HAM dan Kejaksaan Agung harus Segera Panggil AM. Hendropriyono
Pembebasan Pollycarpus: Negara tidak berdaya terhadap pelaku kejahatan kemanusian
Menanggapi pro dan kontra Pengakuan Prabowo Subianto atas keterlibatannya dalam kasus penculikan aktivis 1997-1998
Surat Terbuka: Desakan kepada Panglima TNI untuk menindak tegas anggota TNI pelaku penyerbuan terhadap petugas Satpam Kramat Jati
Proses Penyelesaian Kasus Penculikan dan Pelanggaran HAM
Mempertanyakan Komitmen Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2015 – 2018
Surat Terbuka: Desakan kepada Kapolri untuk mengusut Tuntas Praktik Mafia Perdagangan Orang di institusi Polda NTT
Pernyataan Sikap Bersama 16 Tahun Tragedy Semanggi I Presiden, Pilihlah Jaksa Agung Bermental Baja
Hentikan Perampasan Tanah, Intimidasi, Kekerasan dan Kriminalisasi Terhadap Petani Takalar, Sulawesi Selatan
Kedatangan dan Tuntutan Keluarga Tengku Bantaqiyah
Laporan Lanjutan Kerusuhan Sambas
15 tahun Tragedi Semanggi I : Mereka Lupa, Kami Luka
Surat : Penolakan Pemberian Gelar Pahlawan Bagi (alm.) Soeharto
Potret Penanganan Kasus Pelanggaran HAM di Papua Komnas HAM Gagal Menghadirkan Keadilan
Presiden Jokowi; Pilih Jaksa Agung yang Berani Melakukan Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat
POLEMIK PENYELESAIAN KASUS PELANGGARAN HAM
English
Media Sosial |        
KABAR TERKINI
Untitled Document
SIARAN PERS
BERITA
OPINI
DATA
KEGIATAN
KAMPANYE
Untitled Document

Copyright © 2015 | www.kontras.org
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen | Jakarta Pusat 10420
Tlp: 021-3919097, 3919098 | Fax: 021-3919099 | Email: kontras_98@kontras.org | Webmaster: pemelihara@kontras.org